0 menit baca 0 %

Tingkatkan Keterampilan, Pramuka MAN 1 Bengkalis laksanakan Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah

Ringkasan: Bengkalis (Inmas). Sabtu (23/03/2019) Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Bengkalis, selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan 01.09-01.10 Gerakan Pramuka Madrasah Aliyah Negeri 1 Bengkalis membuka secara resmi Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah Bagi anggota Pramuka Gugusdepan 01.09-01.10 Gerakan Pramuk...

Bengkalis (Inmas). Sabtu (23/03/2019) Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Bengkalis, selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan 01.09-01.10 Gerakan Pramuka Madrasah Aliyah Negeri 1 Bengkalis membuka secara resmi Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah Bagi anggota Pramuka Gugusdepan 01.09-01.10 Gerakan Pramuka Madrasah Aliyah Negeri 1 Bengkalis

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pengisian Syarat Kecakapan Umum (SKU) bagi anggota pramuka. Dimana para Pramuka atau peserta didik mampu dan bisa melaksanakan prosesi jenazah mulai dari memandikan mengkafankan sampai menshalatkan serta mengebumikan, ini merupakan fardhu kifayah bagi peserta didik yang menanjak ke usia dewasa di mana nantinya mereka akan ikut berbaur dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. dan mudah-mudahan ini akan memberikan manfaat kepada mereka dan masyarakat, tutur Hermatati Indra sebagai Pembina Pramuka Putri MAN 1 Bengkalis

Dalam sambutannya kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Bengkalis, selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan 01.09-01.10 Gerakan Pramuka Madrasah Aliyah Negeri 1 Bengkalis H. Lukman, S.Si, MA menegaskan bahwa prosesi penyelenggaraan jenazah merupakan fardhu kifayah yang harus dimiliki oleh semua umat muslim baik itu laki-laki maupun perempuan. Dengan pelatihan ini diharapkan bahwa siswa yang mengikuti kegiatan ini nantinya dapat menerapkan ilmu yang diperoleh sehingga akan memberikan kontribusi atau manfaat kepada masyarakat dimana mereka tinggal, paling tidak adalah memenuhi persyaratan sebagai mana yang dituangkan dalam kurikulum Pramuka golongan penegak satu diantaranya  dapat melaksanakan prosesi penyelenggaraan jenazah mulai dari memandikan mengkafani menshalatkan bahkan sampai tugas akhirnya adalah mengebumikan jenazah.

Beliau juga berharap kepada para peserta kiranya dapat mengembangkan ilmu yang diperoleh ini dan menularkan kepada teman-temannya yang sebaya sehingga ilmunya tidak habis di para peserta saja atau bagi para peserta didik saja melainkan dapat bermanfaat juga bagi masyarakat banyak teman-temannya di mana mereka berada.

Dalam laporan tertulisnya  panitia Meyampaikan Maksud dan tujuan pelatihan ini adalah Untuk mengetahui tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai syariat islam, Untuk mengetahui hal hal apa saja yang harus diperhatikan dalam penyelenggaraan jenazah baik pada saat memandikan, mengafankan, menshalatkan, sampai menguburkan dan Untuk mempererat hubungan silaturahmi antar gugusdepan.

Sementara sasaran yang akan dicapai  antara lain: Memenuhi  Syarat kecapakan umum penegak nomor 1 poin d yaitu " Tahu tata cara merawat atau mengurus jenazah" (tajhizul jenazah). Setiap anggota pramuka siap untuk terjun langsung kemasyarakat dalam melaksanakan fardu kifayah   yaitu mengurus jenazah.

Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari utusan MAN 1 Bengkalis Putra 14 orang dan Putri 22 orang, MTs Nurul Jadid  Putra 2 orang Putri2 orang, SMKN 2 Bengkalis Putra 2 orang Putri 2 orang dan MA Al-Huda putra 2 orang dan Putri 2 orang dengan jumlah keseluruhan 50 orang

Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah menjadi kan siswa-siswi kita mampu berdaya guna ditengah masyarakat,  kita tahu bahwa pengurusan jenazah ini saat ini adalah barang langka setiap kampung sangat sedikit orang yang mengerti pengurusan jenazah ini,  mudah2an kegiatan bermanfaat khususnya bagi siswa yang membawa manfaat juga untuk masyarakat kita ungkap Zulfan Ikhram Waka Kesisiwaan MAN 1 Bengkalis

Berkaitan dengan materi ini kami mengundang salah seorang dari pengurus Serikat kematian mesjid sebagai fasilitator Bapak Haji Mustafa, S.Ag

Dalam penjelasannya beliau menyampaikan tata tertib pelaksanaan penyelenggaraan jenazah mulai dari mempersiapkan pemandian, mempersiapkan kafan serta mempersiapkan perangkat shalatnya. Beliau juga memberikan penjelasan  bagaimana tata cara pelaksanaan memandikan jenazah dengan benar kemudian mengkafankan dan tata cara mengkafankan, meshalatkan serta mengkebumikan jenazah. Didalam  kegiatan ini juga diperjelas dengan diperagakan atau dipraktekkan secara rumtut proses memandikan, mengkafani dan serta menshalatkan jenazah sehingga para peserta dapat menerima semua ilmu ilmu atau materi materi yang diberikan, dan diharapkan nantinya dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini sangat menarik dan mengesankan bagi kami, selama ini kami hanya melihat saja bagaimana kegiatan penyelenggaraan jenazah dikampung kami, tapi disini kami dapat mengetahui baik secara teory dan bahkan kami diberikan kesempatan untuk melaksanakan langsung pekerjaan menyempurnakan penyelenggaraan jenazah ini, disini kami dapat belajar langsung bagai mana proses memandikan, mengafankan serta menshalatkan jenazah, kami berharap kedepannya dapat pelatihan seperti ini lagi sebagai bekal kami dalam bermasyarakat, demikian ungkapan Sholihin, peserta dari SMKN2 Bengkalis (joe)