Riau (Kemenag) — Tahun 2025 telah berakhir dan tahun 2026 segera disongsong. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk menyikapi momentum pergantian tahun dengan penuh kebijaksanaan, kepekaan sosial, dan semangat pengabdian.
Muliardi menekankan bahwa pergantian tahun bukan sekadar perayaan, tetapi juga saat yang tepat untuk melakukan refleksi, terutama di tengah kondisi sejumlah daerah yang saat ini tengah dilanda musibah. Menurutnya, sebagai bagian dari masyarakat sosial dan aparatur negara, ASN Kementerian Agama dituntut untuk menumbuhkan empati serta memperkuat solidaritas dengan sesama.
“Di saat sebagian saudara kita sedang menghadapi cobaan, mari kita menyikapi pergantian tahun dengan kesederhanaan, empati, dan kepedulian. Nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan harus terus kita rawat,” ujar Muliardi.
Selain itu, Muliardi mengingatkan seluruh satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Riau untuk segera menuntaskan seluruh kewajiban administrasi tahun 2025, baik laporan keuangan, laporan kinerja, maupun bentuk pertanggungjawaban lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Memasuki tahun 2026, Muliardi berharap seluruh ASN Kementerian Agama Provinsi Riau dapat meningkatkan kinerja secara signifikan, menghadirkan inovasi layanan, serta mampu menjadi pelopor dalam penerapan Asta Protas yang telah ditetapkan oleh Menteri Agama.
“Tahun 2026 harus menjadi tahun penguatan kinerja dan inovasi. ASN Kemenag harus adaptif, profesional, dan menjadi teladan dalam mengimplementasikan Asta Protas demi pelayanan keagamaan yang semakin berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.
Di akhir pesannya, Muliardi mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama Provinsi Riau untuk menyongsong tahun baru dengan semangat kebersamaan, integritas, dan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat dan bangsa.