0 menit baca 0 %

Tahun Baru Bukan Sekedar Status Baru: Pesan Bimwin Mandiri Terakhir Tahun 2025 di KUA Dumai Selatan

Ringkasan: Dumai (Kemenag) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dumai Selatan kembali menggelar bimbingan perkawinan (bimwin) mandiri pada Selasa, 30 Desember 2025. Ini merupakan bimwin mandiri terakhir yang digelar di tahun 2025. Sebanyak lima pasangan Calon Pengantin (Catin) mengikuti kegiatan yang dilaksanak...

Dumai (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dumai Selatan kembali menggelar bimbingan perkawinan (bimwin) mandiri pada Selasa, 30 Desember 2025. Ini merupakan bimwin mandiri terakhir yang digelar di tahun 2025. Sebanyak lima pasangan Calon Pengantin (Catin) mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di balai nikah KUA Kecamatan Dumai Selatan sejak pukul 08.00 WIB pagi.

Kelima pasangan yang mengikuti bimwin mandiri ini semuanya akan melangsungkan pernikahan di bulan Januari tahun 2026. Dan semuanya akan melaksanakan akad nikah di luar KUA. Fenomena ini seolah-olah mencerminkan adanya keinginan untuk mendapatkan status baru di tahun baru.

Kegiatan bimwin terakhir ini dibuka oleh Penghulu KUA Kecamatan Dumai Selatan Roni Atori. Penghulu KUA Dumai Selatan menjelaskan alasan mengenai wajibnya pasangan catin untuk mengikuti kegiatan bimwin sebelum menikah. Salah satunya adalah efektivitas bimwin dalam menurunkan angka perceraian di Indonesia. Setelah itu, Roni Atori memberikan nasehat bimbingan keluarga sakinah dan upaya menjaga keutuhan rumah tangga.

Setelah itu, para penyuluh agama Islam ikut memberikan materi kepada pasangan catin. Mereka menekankan nasehat perkawinan seputar pentingnya ibadah menjadi landasan membangun rumah tangga sakinah, cara membangun komunikasi yang kuat (mitsaqan ghaliza) serta cara memenuhi kebutuhan keluarga dari segi material dan spiritual.

Koordinator PAI Kecamatan Dumai Selatan Denny Febriansyah mengatakan di hadapan pasangan catin, “Menikahlah karena engkau merasa sudah mampu. Bukan hanya kemampuan materi, tetapi juga mampu memahami karakter pasanganmu, mampu bergaul dengannya secara baik, dan yang paling penting, mampu menurunkan egomu saat melihat kesalahan pasangan. Jangan hanya mengejar perubahan status. Karena menikah di tahun baru bukan hanya mengejar status baru, tapi karena engkau telah merasa dirimu mampu,” Ungkap Denny Febriansyah.

Seluruh peserta yang hadir mendengarkan nasehat-nasehat perkawinan dengan antusias dan seksama. Sebagian dari mereka juga mengajukan pertanyaan seputar pernikahan. Setelah bimwin mandiri selesai, mereka terlihat bersemangat.(Denny/Ayu)