0 menit baca 0 %

Review KP 2018, Ortapeg Kemenag Riau Targetkan Zero BTL dan TMS Tahun Ini

Ringkasan: Riau (Inmas) Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pemahaman kepada para ASN khususnya di lingkungan Kementerian Kab Rohul Urusan Kepegawaian (UP) Kemenag Riau Melaksanakan kunjungan pembinaan, Jum at (22/03) di Kemenag Rohul. Tim yang beranggotakan H Andriandi Daulay SE MSi, Ilfiananda SH dan Apr...

Riau (Inmas) – Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pemahaman kepada para ASN khususnya di lingkungan Kementerian Kab Rohul Urusan Kepegawaian (UP) Kemenag Riau Melaksanakan kunjungan pembinaan, Jum’at (22/03) di Kemenag Rohul. Tim yang beranggotakan H Andriandi Daulay SE MSi, Ilfiananda SH dan Apriza Iryani SE Ak MSi akan melakukan pembinaan selama 3 hari 21 s.d 23 Maret 2019. A

Andrey selaku pengelola Kenaikan Pangkat mengemukakan tujuan dari kunjungan tersebut selain untuk meminimalisir Kenaikan Pangkat periode Oktober 2019, juga untuk menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi urusan kepegawaian.

Yang menjadi titik berat dalam pembinaan kali ini adalah permasalahan seputar kenaikan pangkat. Khusus nya untuk Kemenag Rohul diketahui total pegawainya berjumlah 205 orang yang terdiri dari jabatan struktural eselon III dan IV sebanyak 13 orang, jabatan pelaksana (staf) 42 orang, jabatan fungsional tertentu (guru) sebanyak 119 orang, Jft pengawas 8 orang, Jft penghulu 20 orang dan 3 orang untuk Jft penyuluh, rincinya.

Sementara itu untuk periode April 2019, persetujuan Kenaikan Pangkat yang diterima tercatat 122 orang dan posisi bahan tidak lengkap sebanyak 89 orang.

Lebih lanjut, Andrey menyebut hal krusial dalam penilaian Kenaikan Pangkat meliputi : Sertifikat Pendidik Bagi Guru Pemula, sertifikat Induksi Bagi Guru Pemula, Pendelegasian Wewenang/kewenangan, SKP, PAK, Ijazah yang tidak linear dengan bidang tugas, SK Pengangkatan dalam jabatan, SAPK BKN.

Terakhir Andrey Daulay Pengelola KP Ortapeg Kanwil Kemenag Riau mengungkapkan, pembinaan tersebut dilaksanakan guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan pegawai mewujudkan manajemen kepegawaian yang baik. “Semoga target zero bahan tak lengkap dan tidak memenuhi syarat bisa tercapai ditahun ini”, katanya kepada humas melalui sambungan via seluler.(vera)