0 menit baca 0 %

Mahyudin : Diaolog Intern merupakan kunci terciptanya Kerukunan

Ringkasan: Riau ( Inmas ) Melihat berbagai macam Problema yang terjadi di masyarakat terkait kerukunan Intern dan Antar Umat Beragama. Bimbingan Masyarakat Buddha selenggarakan Dialog Kerukunan Intern agama Buddha bertempat di  Hotel Ameera Pekanbaru, Minggu 24 Maret 2019.Kegiatan Fullday yang diikuti oleh 50...

Riau ( Inmas ) Melihat berbagai macam Problema yang terjadi di masyarakat terkait kerukunan Intern dan Antar Umat Beragama. Bimbingan Masyarakat Buddha selenggarakan Dialog Kerukunan Intern agama Buddha bertempat di  Hotel Ameera – Pekanbaru, Minggu 24 Maret 2019.

Kegiatan Fullday yang diikuti oleh 50 Orang tokoh agama Buddha dibuka Oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. Mahyudin, MA didampingi Pembimbing Masyarakat Buddha, Tarjoko S.Pd, MM.

Suatu apresiasi yang luar biasa buat Bimas Buddha yang selalu memberi kesempatan kepada  Kakanwil untuk bertemu  sekaligus memberikan materi  pada umat serta tokoh agama Buddha terkhusus pada acara Dialog Kerukunan Intern Umat beragama Buddha ucap Kakanwil  mengawali sambutannya.

“Dialog intern itu sangat penting, sebab berawal dari dalam yang akan mempengaruhi terciptanya kerukunan”  Ungkap  Mahyudin. Jika masalah di intern kita bisa tangani  dan selesaikan secepat mungkin maka itu tidak akan menimbulkan konflik ataupun gejolak pada agama lain.

Bukan hanya Kerukunan Intern , Kementerian Agama Provinsi Riau terus berupaya agar dialog antar Umat beragama juga bisa terselenggara sebanyak mungkin sebab akan mampu menciptakan Kerukunan Umat beragama. Beliau berharap semua peserta mengikuti seluruh rangkaian acara sehingga nuansa kerukunan yang lahir dari dalam diri  bisa dikembangkan dan diterapkan di masyarakat sehingga terciptanya kerukunan umat beragama di Provinsi Riau (belen/dodo)