0 menit baca 0 %

Kasi Penmad dan Tim, Monitoring Pelaksanaan UAMBNBK di MTsN 2 Kuansing

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Hari Rabu (20/03/2019) seluruh Madrasah secara serentak menyelenggarakan Ujian Akhir Madrasah, tanpa terkecuali MTsN 2 Kuansing pun turut serta dalam melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBNBK) tersebut.

Kuansing (Inmas), Hari Rabu (20/03/2019) seluruh Madrasah secara serentak menyelenggarakan Ujian Akhir Madrasah, tanpa terkecuali MTsN 2 Kuansing pun turut serta dalam melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBNBK) tersebut.

Penyelenggaraan UAMBNBK pada MTsN 2 Kuansing dimonitoring langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Drs. Alfiani, yang didampingi oleh Tim Monitoring Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.

Alfiani dalam kunjungannya menyatakan bahwa hal yang menjadi faktor penghalang kelancaran pelaksanaan UAMBNBK harus bisa diantisipasi dan diatasi oleh Madrasah penyelenggara ujian, terutama SDM yang terlibat langsung yaitu proktor ujian.

Mengutip pernyataan dari Alfiani, "Jangan sampai ada siswa yang nilai nya lambat sampai ke pusat dan dianggap tidak ikut ujian karena kealfaan kita (madrasah) sebagai pengelola".

Beliau juga menambahkan, "UAMBNBK bukan ajang unjuk gengsi tapi merupakan keikutsertaan Madrasah dalam memenuhi tuntutan pembaruan dalam bidang pendidikan, yang mana pelaksanaan ujian manual diganti dengan menggunakan komputer sebagai media. Siswa tidak lagi ujian menggunakan kertas tapi komputer, ini merupakan kemajuan yang signifikan".

Ini merupakan untuk pertama kalinya MTsN 2 Kuansing melaksanakan UAMBNBK, dengan jumlah total 122 peserta. Terdiri dari 120 peserta dari MTsN 2 Kuansing dan 2 peserta dari MTs Swasta TI Kopah.

Menurut Kepala Madrasah Rini Susanti, S.Pd, M.M, dalam hal ini MTsN 2 Kuansing membantu memfasilitasi pelaksanaan ujian UAMBNBK bagi madrasah yang belum mampu menyelenggarakan secara mandiri. Diharapkan untuk kedepannya seluruh Madrasah bisa menyelenggarakan UAMBN, USBN serta UNBN Berbasis Komputer secara mandiri, sehingga inovasi dalam bidang pendidikan yang digesa pemerintah bisa disukseskan. (nova/n/r)