Riau (Inmas) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau menggelar rapat kerja Daerah ( Rakorda) untuk Program Kependudukan dan Keluarga berencana dan Pembangunan Keluarga ( KKBPK ) Tahun 2019.
Kegiatan Full Day yang mengangkat “ Meningkatkan Sinergitas Implementasi Program Kerja Provinsi Riau dalam mewujudkan Penduduk tumbuh seimbang dan Keluarga berkualitas” dilaksanakan di Ball Room Balirung Hotel Pangeran- Pekanbaru, Rabu 20 Maret 2019.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,Angga Syafri,Kepala BKKBN RI diwakili Inspektur Inspektorat Wilayah 2 BKKBN RI, Endang Agus Safim,MM, Anggota Komisi 9 DPR RI, H. Mafirion, Forkapinda Prov. Riau, Kepala Perwakilan BKKPN Prov. Riau, Ketua Tim PPK Prov. Riau, Kepala instansi vertikal serta Mitra kerja terkait
Ketua Pelaksana, Agus MM menyampaikan angka kebutuhan berkb di provinsi Riau belum terlaksana secara maksimal dan memerlukan beberapa perhatian dari semua Unsur masyarakat. Beliau berharap semua pihak baik Pemerintah daerah dan Mitra Kerja mendukung Program Kependudukan dan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga di Provinsi Riau.
Belum bisa berhasil maksimal di Provinsi Riau, akan tetapi di Kancah Nasional BKKBN Provinsi Riau mampu meraih Anugrah Kencana dari Menteri Kesehatan yang diterima pada tanggal 23 Desember 2018 tahun yang lalu. Provinsi Riau berada pada Peringkat Lima besar setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan dan Riau. Ungkapnya.
Sementara itu Kepala BKKBN RI diwakili Inspektur Inspektorat Wilayah 2 BKKBN RI Endang Agus Safim,MM menyampaikan sesuai Undang-undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang perkembangan Kependudukan dan Pembangunan keluarga , Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional mempunyai tugas meningkatkan kualitas Keluarga Indonesia dengan menerapkan 8 Fungsi Keluarga
Drs H. Mafiriun selaku Komisi IX DPR RI menyampaikan tujuan keluarga berencana adalah keluarga yang berkualitas bukan dari segi Jumlah akan tetapi kualitas dan sehat hingga lima puluh tahun kedepan. Beliau berharap pemerintah daerah dan kabupaten memikirkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas karena apapun yang kita bangun, sebaik apapun insfrastruktur yang kita bangun tidak akan tercapai jika penduduknya sakit – sakitan. Semoga upaya kita menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan terwujud yang menjadi tempat bukan hanya indah tetapi menjadi contoh yang layak untuk keluarga berencana pesannya.
Acara yang diawali dengan menyanyikan Mars BKKBN
kemudian dilanjutkan dengan doa yang dibawakan Oleh Kabid Urusan Agama Islam
diwakili Drs. H.Eka Purba serta penandatanganan kontrak kinerja Kabupaten Kota
dan Penandatanganan Hibah alat Kontrasepsi (belen/adi/widia