0 menit baca 0 %

KaKankemenag Hadiri Halal Bi halal Yang Digelar PGRI Kabupaten Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Siak menggelar acara halal bi halal sekaligus melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) keluarga besar PGRI. Acara yang dihadiri hampir 1000 orang tersebut, secara langsung dibuka oleh Bupati Siak Drs.

Siak (Inmas) - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Siak menggelar acara halal bi halal sekaligus melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) keluarga besar PGRI. Acara yang dihadiri hampir 1000 orang tersebut, secara langsung dibuka oleh Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si di Masjid Sultan Syarif Hasyim Siak, Selasa (25/7/2017).

Hadir juga dalam acara tersebut Ketua DPRD Siak Indra Gunawan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan H Lukman, Kakan Kemenag Siak, Drs. H. Muharom, pejabat terkait lainnya, serta Penceramah asal Kota Pekanbaru Dr. H. Saidul Amin, MA.

Dalam sambutannya Bupati menyebutkan, adalah kebanggaan menjadi Jemaah Haji Indonesia yang kerap dinilai santun serta taat aturan selama melaksanakan ibadah haji. “Seperti yang diketahui bersama Indonesia ini paling banyak jemaah hajinya dari seluruh dunia, ada kebanggaan kita sebagai orang indonesia dimana panitia haji di Arab Saudi sana membanggakan negara, bahwa kita ini termasuk jemaah yang santun dan taat terhadap aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” katanya.

Lanjut Bupati mengatakan, Hal demikian disampaikannya karena dia sudah bertemu langsung dengan salah satu Syaikh yang mengurus haji asal indonesia di Arab Saudi, dan mereka begitu memuji orang indonesia karena orang indonesia ‘tidak senang berbuat sesuatu yang tidak diharapkan.

Syamsuar pinta untuk pertahankan nama baik yang telah dibangun selama ini. “Harapan saya ini yang harus di pertahankan, sehingga citra yang baik di indonesia ini harus kita jaga,” ujarnya.

Kemudian juga, tambah orang nomor satu di Negeri Istana Siak ini, tuntutan yang harus dipenuhi selama melaksanakan ibadah haji adalah kesabaran, karena kesabaran merupakan kunci keberhasilan melaksanakan ibadah haji, begitu juga dengan kesehatan prima yang harus selalu dijaga selama beribadah.

Sementara itu, Dr. H. Saidul Amin, MA menjelaskan secara makna filosofis tentang halal bil halal yang istilah ini hanya ada satu-satunya di dunia, yaitu di Indonesia. “jika kita lihat sejarah sesungguhnya bibit kegiatan ini telah di mulai pada masa Kerajaan Mataram Islam dan pada masa Presiden RI Pertama Ir. Soekarno kemudian menjadikan kegiatan ini untuk saling ber-ma’af-ma’afan” terang Dosen Filsafat di UIN Suska Riau tersebut.

“Jadi, sudah sewajarnya melalui kegiatan ini JCH dari keluarga besar PGRI Kabupaten Siak untuk saling mendo’akan dalam kebaikan, karena jika kesalahan itu dilakukan kepada Allah cenderung lebih mudah diselesaikan. Akan tetapi jika kesalahan itu dilakukan kepada sesama manusia maka perlu perjuangan dan keseriusan untuk meminta ke-ridhoannya” tambahnya. (Hd)