0 menit baca 0 %

Dodo Murtado: Tangkal HOAX, ASN Harus Tahu Uraian ini!

Ringkasan: Inmas (Riau) Kasubag Hubungan antar Lembaga Kemenag, Dodo murtado mengatakan dalam acara Kemenag Riau Tv" Kemenag Menyapa", pada Selasa (19/03) bahwa hoax sudah menjadi diksi yang semakin populer. Oleh karena Hoax ini bisa merugikan semua pihak, maka ia meminta Hoax menjadi musuh bersama.

Inmas (Riau) – Kasubag Hubungan antar Lembaga Kemenag, Dodo murtado mengatakan dalam acara Kemenag Riau Tv" Kemenag Menyapa", pada Selasa (19/03) bahwa hoax sudah menjadi diksi yang semakin populer. Oleh karena Hoax ini bisa merugikan semua pihak, maka ia meminta Hoax menjadi musuh bersama. Apalagi hoax sudah menyangkut isu Kementerian agama, yang apabila kebohongan itu dibiarkan lama kelamaan dapat dianggap sebagai kebenaran. 

Selanjutnya ia memberi contoh tentang isu Kementerian Agama yang akan dibubarkan khususnya pendidikan agama Islam. “Kita tidak tahu siapa yang pertama menyebarkan isu itu dan apa kepentingannya, Kita juga tidak perlu menelusuri penyebar isu itu”, tandasnya. Kemudian ia meminta ASN sebagai bagian warga digital sebaiknya menyaring lebih dulu informasi sebelum dishare. “Karena bila informasi hoax sudah tersebar massif, sulit kita mengetahui siapa yang pertama menyebarkannya sehingga dampaknya pun menjadi sulit bagi kita”, imbuhnya.

Ia menghimbau, agar ASN mulai dari dirinya sendiri menahan informasi yg diperoleh secara meragukan. Menteri Agama menghimbau Agar ASN meningkatkan kemampuan literasinya karena apa yang ditangkap dan disampaikan sesuai dengan nalar budi dan kepribadian seseorang.

“Ada org baru lihat judulnya saja sudah cukup dan disebar kembali jadi viral, Karena sekarang kekuatan informasi digital melebihi kekuatan apapun, maka dari itu bila hoax dibiatkan akan sangat mempengatuhi paradigma kita”, pesannya. Ia juga mengingatkan Jangan sampai ASN menjadi bagian dari kelompok kelompok yang didesain memproduksi dan menyebarkan hoax itu. Tapi ASN selain meningkatkan literasi juga sebagai agen yang mengkampanyekan peran sebagai humas, sebagaima pesan menteri Agama.

Selain itu ia mengharapkan kepada ASN, begitu datang ke Kantor tidak langsung buka youtube untuk mendengarkan lagu, drama korea, tapi lihatlah lebih dulu portal berita kementerian Agama. Dengan demikian saat membaca berita hoax kita dapat mengimbanginya dengan informasi dari Portal berita kementerian agama. Kemudian disharing ke grup media sosial.

“Saya hanya meneruskan himbauan menteri Agama yaitu pertama kita harus punya literasi yang baik dalam menyikapi media sosial, Kedua kita mempunyai pengetahuan yang baik tentang berbagai informasi yang terkait kementerian agama yang benar tentunya serta Kita harus aware secara reguler melihat portal kita. Kita juga harus aware melihat informasi di media resmi kementerian agama di tweeter, grup whatsapp, instagram, dan fanspage”, rincinya.

Sekali lagi Dodo murtado menekankan bahwa setiap ASN hendaknya menjadi Humas kementerian agama. “Sebab siapa lagi yang akan menyampaikan Semua kebenaran informasi kemenag kalau bukan swadaya kita menyebarkan informasi benar dari kemenag itu”, terangnya.

Terkait berbagai macam hoax yang mendiskreditkan kementerian agama, Dodo mencontohkan diantaranya hoax penghapusan pendidikan agama. Sudah terklarifikasi. ”Dalam hal ini kita sebagai ASN hendak menjalani tugas dan fungsinya saja agar tidak larut dalam pergunjingan yang sudah menjadi wilayah kerja yg lainnya, Kita lebih baik fokus pada pelayanan umat yang prima misalnya sekarang kita punya PTSP yang dapat menciptakan pelayanan yang mudah, murah dan transparan”, tegasnya.

“Jadi bila ada isu delegitimasi kementerian agama kita harus bersama sama berkomitmen menyampaikan prestasi prestasi yang banyak sudah kita dapatkan. Bukan untuk cover both side, tapi untuk perimbangan ke publik” tutupnya.