Pelalawan (Inmas) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Pelalawan menyelenggarakan Seminar Zakat Nasional yang bertemakan "Zakat dan Peningkatan Ekonomi Umat", Hari Selasa (20/12), di Gedung Daerah Pemerintah Daerah Kab. Pelalawan. Seminar bergengsi ini mengundang keynote speaker dan narasumber yang handal dan berkompeten dibidangnya yaitu yang berlaku menjadi keynote speaker adalah Direktur Pemberdayaan Zakat Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Drs. H. Tarmizi, MA dan dua narasumber handal yaitu Ka.Kanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi Hs, MA dan Pimpinan Baznas RI, Prof. Dr. KH. Ahmad Satori Ismail, MA. Seminar Nasional ini dihadiri oleh 250 peserta yang berasal dari masyarakat Kab/Kota se-Provinsi Riau.
Menurut Ketua Panitia, HM Rais, pada laporan panitianya mengungkapkan, "Latar belakang dari kegiatan seminar ini yaitu sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, kemudian hasil Rakor Baznas Prov. Riau yang diadakan di Kepulauan Meranti tahun 2015, Rapat Pengurus Baznas Kab. Pelalawan. Tujuan dari kegiatan seminar ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya melakukan zakat dan mensosialisasikan baznas sebagai mitra pemerintah yang bertugas sebagai penghimpun zakat dari masyarakat, kemudian yang paling penting adalah menyamakan persepsi mengenai hukum pengelolaan zakat ini diantara para ulama."
Beliau juga melanjutkan bahwa zakat dapat membantu perbaikan ekonomi umat dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan zakat melalui baznas sebagai badan resmi yang mengelola zakat.
Pada kesempatan yang sama, Ka.Kankemenag Kab. Pelalawan, Drs. H. Zulkifli, dalam sambutannya menjelaskan bahwa ibadah zakat merupakan ibadah yang melibatkan orang banyak karena tidak dapat dilakukan seorang diri sehingga dibutuhkan pihak ketiga yang mengelolanya yaitu Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
"Sampai saat ini Kankemenag Kab. Pelalawan dapat bekerjasama dengan Pemda Kab. Pelalawan dengan baik mengenai pengelolaan zakat di Kab. Pelalawan. Dukungan Pemda setempat sangat besar sehingga Alhamdulillah zakat yang sudah dapat dihimpun dalam setahun ini mencapai angka 1 milyar yang sebetulnya masih jauh dari target yaitu 5 milyar. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pencerahan dan pemahaman betapa pentingnya melaksanakan ibadah zakat sebagai peningkatan kehidupan umat dan menyadarkan masyarakat untuk memberikan zakatnya pada badan yang sudah resmi yaitu BAZNAS," jelas dan harapan Zulkifli.
Sebagai penutup dan membuka resmi Seminar Zakat Nasional ini, Bupati Kab. Pelalawan, HM. Harris berpesan bahwa kegiatan seminar ini dapat membuka wawasan para peserta sehingga lebih berinovasi dan berkreasi dalam pengelolaan zakat oleh Baznas seperti membantu pengembangan UKM di Kab. Pelalawan, sehingga membantu meningkatkan perekonomian umat. (nvm/ijan)