Riau ( Inmas) Lembaga
Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Provinsi Riau resmi menggelar Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik
Tingkat Provinsi Riau 1 bertempat di Gor
Tribuana – Pekanbaru, Jumat 08 November 2019.
Turut hadir pada
kesempatan tersebut Gubernur Riau diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zein, Ketua Rawil Riau, Pastor
Yohannes Cahaya, Plh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau,
Alimasa Gea, M.Pd, Pembimas Kristen, Sahat Lambok Sihombing, M.Pd, Pembimas
Hindu, Nengah Sujati S.Ag, Walubi Riau, Jonathan serta Kapolresta Pekanbaru.
Rangkaian tarian
daerah menghantar dibukanya Acara yang ditandai dengan pemukulan Gong oleh Kepala
Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zein yang diikuti 10 Paroki
yang akan bertanding diantaranya Santa Theresia Kanak- kanak Yesus kabupaten
Indragiri Hulu, Hati Kudus Yesus Kabupaten Pelalawan, Santa Maria Ratu Rosario
Kabupaten Rokan Hilir, Santo Fransiskus Xaverius Kota Dumai, Santa Ignatius
Kabupaten Rokan Hulu, Santa Antonius Padua Kuantan Singingi, Santa Theresia
Kanak – kanak Yesus Kabupaten Siak, Santo Yohanes Pembabtis Kab. Siak, Santo
Petrus Kabupaten Kampar dan Santa Maria A. Pekanbaru.
Ketua Rawil, Pastor Yohannes Cahaya menyampaikan melalui Pesparani Persaudaraan diantara Umat dapat semakin meningkat, terkhusus Penghayatan Iman katolik sebab kita merupakan bahagian dari Negara ini. Suatu hal yang perlu kita syukuri dimana kita sudah mampu menyelenggarakan Pesparani Riau I Tingkat Provinsi yang sudah sebanding dengan kegiatan keagamaan yang sudah ada sebelumnya MTQ dan Pesparawi ungkapnya.
Sementara Gubernur Riau melalui Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zein sangat mengapresiasi dan Mendukung Pesparani Riau yang baru pertama diselenggarakan di Provinsi Riau. “Semoga melalui Pesparani kerukunan umat beragama di riau tetap langeng sampai kapanpun juga ,sebab kerukunan umat beragama merupakan sector yang sangat strategis dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama selanya mengakhiri.
Selaku Plh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Alimas Gea menyampaikan melalui Pesparani mampu memupuk kebersamaan sehingga bisa memahami iman secara kekhatolikaan baik melalui Litugi maupun musik Gerejani. Acara yang berlangsung selama tiga hari 08 s.d 10 November 2019 dengan tema “ Melalui Pesparani I kita tingkatkan kerukunan Antar Umat beragama “ akan memperlombakan Paduan Suara Desawa campuran anak dan Remaja, Cerdas Cermat Rohani serta Lomba Mazmur Bertutur Kitab Suci yang dipusatkan di Aula SMP dan SMA Santa Maria – Pekanbaru (belen).