0 menit baca 0 %

Wujudkan Visi-Misi Propetik Kemenag Melalui Keteladanan

Ringkasan: Bangkinang (Humas) – Secara informal, sejatinya seluruh pegawai Kementerian Agama (Kemenag) memerankan dirinya sebagai petugas Humas. Untuk itu seluruh pegawai Kemenag mesti menjaga pola pikir, penampilan dan tingkah laku agar memberikan kesan positif bagi masyarakat sehingga visi dan misi Kem...

Bangkinang (Humas) – Secara informal, sejatinya seluruh pegawai Kementerian Agama (Kemenag) memerankan dirinya sebagai petugas Humas. Untuk itu seluruh pegawai Kemenag mesti menjaga pola pikir, penampilan dan tingkah laku agar memberikan kesan positif bagi masyarakat sehingga visi dan misi Kementerian Agama yang mengandung nilai propetik (kenabian) bisa terwujud.

Hal itu disampaikan Griven H Putera MAg saat menjadi instruktur pada Pembinaan Tupoksi Informasi dan Humas di aula Kantor Kemenag Kabupaten Kampar, Selasa (6/5).

Lebih lanjut Griven memaparkan bahwa tugas pertama seorang humas Kemenag adalah bagaimana ia tampil di tengah masyarakat sebagai figur atau teladan yang patut dicontoh oleh masyarakat. Setelah itu baru bagaimana seluruh prestasi yang diraih instansinya bisa diketahui publik. Untuk itu, para petugas humas harus memahami sejarah berdirinya Kementerian Agama yang pada awalnya didirikan oleh ulama, para kiyai, ustadz dan tokoh-tokoh agama. Makanya kata Griven, menjadi pegawai di Kementerian Agama sejatinya berbeda dengan pegawai di instansi lain karena motto Kementerian Agama adalah Ikhlas Beramal bukan beramal seikhlasnya.

“Motto itu bukan dibuat asal-asalan oleh pendiri Kementerian Agama. Siap atau tak siap, ya kita harus siap mengemban motto itu karena kita sudah memilih dengan sadar menjadi pegawai di Kemenag ini,” kata Griven.

“Walaupun kita bukan ulama atau tokoh agama tapi perankanlah prilaku dari agamawan yang menjadi teladan masyarakat bagi damainya Indonesia ini,” lanjut Griven.

Acara Pembinaan Tupoksi Informasi dan Humas ini dibuka Kabag TU Kemenag Kampar HM Hakam MA. Selain HM Hakam, pada pembukaan juga dihadiri oleh Kasubbag Informasi dan Humas H Mansyur serta H Sobri.

H Mansyur pada sambutannya mengharapkan, pertama setiap satker menyediakan buku Informasi dan Humas yang mesti diisi setiap ada kegiatan. Kedua, PPID hendaknya dijalankan secara maksimal. Ketiga, Admin Sirup diinput sesegera mungkin.

Kegiatan yang dilaksanakan Subbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Provinsi Riau ini menghadirkan 30 orang peserta dari Satker di Kemenag Kampar.

Tampil sebagai pemateri, selain Griven H Putera MAg hadir juga Novam Scorpiantrien. Pada kesempatan itu, Novam Scorpiantrien membahas tentang Website kemenag.go.id, admin sirup dan LPSE. Sedangkan Griven H Putera MAg memaparkan tentang Kehumasan secara umum, Surat Edaran 4044 dan motivasi menulis. (ghp)