Pelalawan (Humas) - Berdasarkan semangat bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan melalui niat Kakanwil Kemenag Provinsi Riau H. Tarmizi Tohor dan Bupati Pelalawan HM Harris dalam pertemuan beberapa waktu yang lalu untuk mendirikan Sebuah Madrasah Aliyah Unggulan di Pelalawan, maka pihak-pihak yang berkompeten dalam meuwujudkan cita-cita tersebut melaksanakan pertemuan untuk segera merealiasikannya. Pertemuan diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor Kementerian Agama kabupaten Pelalawan Komplek Perkantoran Bhakti Praja. Pertemuan menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan H. Zulkifli, Kepala Bapeda M. Syarul Syarif , Kabag Kesra H. Erwarli Ahmad, Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Junaidi dan H. Abdullah, Kadis Pendidikan yang diwakili oleh Nazwir Alam.
Sementara itu dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan turut hadir Kasubbag TU H. Syahrul Mauludi, Kasi Pendidikan Islam H Edi Iskandar Kasi Bimas Islam H. Muhammad Amin, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Muhammad Rais serta Pengawas Pendidikan Agama Islam.
Dalam penyampaian pembuka Kakan Kemenag Pelalawan H. Zulkifli menyampaikan wacana pendirian Madrasah Aliyah Unggulan khususnya di Ibukota Kabupaten Pelalawan sudah lama namun hingga saat ini belum terlaksana, dari 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau hanya Kabupaten Pelalawan yang belum memiliki Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Niat kita mendirikan ini bukan sekedar hanya memenuhi keberadaan MAN di Kabupaten Pelalawan, namun juga sebagai bentuk solusi mencegah kerawanan moral dan lunturnya akidah generasi di Pelalawan. Selain itu juga kita memandang perlu untuk menghidupkan kegiatan di Komplek Islamic Center khususnya Masjid Ulul Azmi, sebab dengan keberadaan Madrasah/Sekolah disekitar Masjid Ulul Azmi otomatis keberadaan Masjid dapat berfungsi secara maksimal.
Senada dengan Kakan Kemenag, Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan mengungkapkan Bapak Bupati Pelalawan HM Harris memiliki komitmen terhadap pengembangan Pendidikan termasuk Pendidikan Agama sebagai salah satu dari Tujuh Prioritas Pembangunan yakni Pelalawan Cerdas. untuk itu nantinya hendaknya yang mengelola Madrasah ini baik Pengurus Yayasan maupun Pegurus Madrasahnya harus orang-orang yang profesional dan berkompeten di bidangnya agar niat kita ini membawa hasil sesuai dengan yang kita harapkan. Untuk menjadi Madrasah Aliyah Negeri Unggulan memiliki tahapan, sebagai langkah awalnya dengan membentuk Tim Formatur yang akan merumuskan dan menunjuk orang yang berkomitmen dan konsisten mengurus Madrasah Aliyah ini nantinya. Hal ini juga diamini oleh Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Junaidi dan H. Abdullah mendukung penuh keberadaan Madrasah Aliyah Unggulan di Kabupaten Pelalawan, kita berharap keberadaan Madrasah Aliyah Unggulan bukan hanya sekedar memenuhi kebutuhan keberadan MAN di Kabupaten Pelalawan, hendaknya menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainya.
Sementara itu Edi Iskandar memaparkan dasar pendirian Madrasah Aliyah Unggulan adalah begitu besarnya ekspektasi Masyarakat akan keberadaan MAN di Kota Pangkalan Kerinci, kemudian Angka Kelulusan SMP/MTs yang terus mengalami peningkatan tiap tahunnya namun belum tertampung dengan keberadaan Sekolah Menengah Atas/Sederajat. Mudah-mudah niatnya kita ini di Ridhai oleh Allah SWT dan cita-cita kita bersama mewujudkan Pelalawan Cerdas dapat tercapai. “Tuturnya (AA)