Riau (Inmas)- Dalam rangka mewujudkan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau taja Khitanan Massal bagi anak yatim dan kurang mampu bertempat di MTsN 2 Pekanbaru, Sabtu (09/11/2019).
Kepala MTsN 2 Pekanbaru, Gafardi S Pd M Pdi selaku panitia pelaksana mengatakan kegiatan yang diikuti oleh 125 orang anak ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.
“ Pada awalnya jumlah peserta yang disepakati dengan PWRI Provinsi Riau sebanyak 100 orang peserta, tetapi karena antusias masyarakat yang tinggi, maka jumlah peserta menjadi 125 orang”, jelas Gafardi.
Selain itu H Ridwan Syarif dari PWRI Riau mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tidak hanya sebatas khitanan massal tetapi juga membagikan 40 paket sembako kepada kaum duafa berupa beras, minyak makan dan gula.
Ridwan juga menambahkan sumber dana kegiatan ini selain dari PWRI Provinsi Riau juga berasl dari Rotte Bakery, dan pihak-pihak lainnya
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua PWRI Provinsi Riau, H Ahmad Bebas beserta pengurus, Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Biro Kesra, Drs H Masrul Kasmy, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr H Mahyudin MA, Walikota Pekanbaru, KanKemenag Kota Pekanbaru, Camat Rumbai, Kapolsek Rumbai, Kepala MTsN 2 Pekanbaru, Gafardi S Pd M Pdi dan Tokoh Masyarakat Muara Fajar serta tamu undangan.
“Khitanan massal merupakan salah satu kegiatan rutin PWRI Riau yang diadakan sekali atau dua kali dalam setahun dan dipilih tempat dimana terdapat anak-anak yatim dan anak-anak dari keluarga kurang mampu dan pada kesempatan ini kita adakan di lingkungan MTsN 2 Pekanbaru”, ungkap Ahmad
Masrul kasmy menyampaikan dengan diadakannya khitanan massal ini, sangat besar manfaat yang dirasakan masyarakat karena terbantunya masyarakat dari sisi ekonomi dan merupakan ladang amal bagi para pensiunan pegawai negeri sipil dan BUMN yang tergabung dalam PWRI Riau.
“Ini juga menjadi dorongan bagi pihak pemprov dan pemkot untuk mengadakan kegiatan seperti ini di Pekanbaru bagian pinggir, karena selama ini hanya fokus didalam kota”, tambah Masrul
Sementara itu Mahyudin berterimakasih kepada PWRI Riau yang sudah bekerjasama dengan Kementerian Agama yaitu MTsN 2 Pekanbaru dan berharap kerjasama ini terus berlanjut untuk daerah-daerah lainnya.
Dewan penasehat PWRI Riau, H Azaly Djohan SH pun berharap dengan kegiatan ini bisa memberikan contoh kepada lain untuk memperhatikan dan peduli terhadap sesama. (mega/ady)