Kampar (Humas) – Adiwiyata merupakan salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Hal ini juga merupakan salah satu Program Madrasah Bersih, Asri dan Indah yang terus dicanangkan oleh Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.
Program Adiwiyata yang telah di ikuti oleh MTsN Model Kuok ini, telah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata di tingkat Nasional tahun 2013. Penghargaan Adiwiyata ini langsung di serahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Prof Dr Balthasar Kambuaya, MBA dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Kepada Kepala MTsN Model Kuok H Zainal Arifin pada bulan Desember lalu di Jakarta. Tingkat penghargaan tertinggi pada program adiwita ini adalah Adiwiyata Mandiri.
Untuk mewujudkan Adiwiyata Mandiri ini, di jadwalkan siang ini Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Bapak Drs H Fairus MA akan memberikan pembinaan di MTsN Model Kuok pada hari kamis tanggal 16 januari 2014. Demikian disampaikan Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI hari rabu (15/01) di ruang kerjanya.
Agus mengatakan, dalam acara pembinaan ini akan di ikuti oleh 35 Madrasah terpilih yang ada di Kab. Kampar. 35 Madrasah ini akan di filter kembali untuk mendapatkan penghargaan adiwiyata baik ditingkat Kabupaten, Provinsi, maupun di tingkat Nasional. Karena Program Adiwiyata ini masih bersifat volunteering belum mandatory, maka hanya sekolah-sekolah yang mempunyai visi dan misi berwawasan lingkungan yang mampu melakukannya kedalam 4 komponen pencapaian Program Adiwiyata yaitu: (1) Kebijakan sekolah yang berwawasan lingkungan; (2) Pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan; (3) Kegiatan lingkungan berbasis partisipatif; serta (4) Pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan, jelas Agus.
Yang mana Keempat komponen pencapaian dalam pembinaan program adiwiyata ini, setiap tahunnya dievaluasi dalam bentuk penilaian sekolah-sekolah yang telah mengikuti program adiwiyata tersebut dan yang telah mampu melaksanakan 80% dari standar 4 komponen pencapaian yaitu nilai minimal 72 dari 80 nilai standar tersebut berhak mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional, tutup Agus. (Ags)