Siak (Inmas)
- Anak-anak adalah generasi emas, kelak merekalah yang akan menggantikan kita
semua, untuk itu perlu dibentuk generasi-generasi rabbani
nan qurani yang handal dan berakhlakul karimah. Demikian
disampaikan Kepala Kankemenag Siak, Drs. H. Muharom saat menghadiri Wisuda
Akbar MDTA se Kecamatan Mempura tahun 2018.
Dihadapan
wali murid, pada Ahad, (06/05) di Hotel Grand Mempura, Kakankemenag Siak
tersebut mengatakan, para santri sebagai generasi muda adalah kekuatan
sekaligus kebanggaan suatu umat dan negara. Bila generasi mudanya baik, maka
masa depan umat dan bangsa tersebut insya Allah baik pula. Sebaliknya bila
generasi mudanya rusak maka masa depan umat dan bangsa tersebut akan suram.
Pemkab Siak sendiri
sangat memperhatikan pendidikan agama bagi generasi muda, baik dari segi
keilmuan maupun keimanan. Itulah salah satu cara untuk menyelamatkan anak-anak
dari bahaya narkoba, pergaulan bebas, ataupun aliran sesat. Komitmen pemerintah
Kabupaten Siak untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Siak, terutama meningkatkan
sumber daya manusianya sudah berjalan dengan cukup baik.
Sejak pagi,
aula hotel itu sudah dipadati oleh wali murid dan anak-anak yang diwisuda.
Sebanyak 214 anak dari 13 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA)
Se-Kecamatan Mempura yang telah menyelesaikan pendidikannya. Selamat kepada
seluruh santriwan santriwati yang telah diwisuda, semoga tetap giat dalam
menuntut ilmu, khususnya ilmu agama dan semoga nantinya bisa menjadi anak-anak
yang sholeh dan sholehah, dan berbakti kepada kedua orang tua.
Hingga
selesai akhir acara, proses wisuda akbar tersebut berjalan dengan lancar tanpa
ada kendala mulai dari awal hingga penutupan. Hal ini disampaiakn oleh Kepala
KUA Kecamatan Mempura, Khairul Bahri, S.Ag kepada tim Inma Kankemenag Siak. (Hd)