0 menit baca 0 %

Warnet Menjamur, Pemkab Bengkalis Segera Gulirkan Perda Maghrib Mengaji

Ringkasan: Bengkalis (Inmas)- Sebagai upaya untuk mengantisipasi kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. Kankemenag Bengkalis bakal optimalkan gerakan maghrib mengaji. Kasi Bimas Islam Drs H Syamsir mengatakan saat ini kondisi anak-anak dibengkalis sangat memprihatinkan sejak menjamurnya warnet warnet di...

Bengkalis (Inmas)- Sebagai upaya untuk mengantisipasi kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. Kankemenag Bengkalis bakal optimalkan gerakan maghrib mengaji. Kasi Bimas Islam Drs H Syamsir mengatakan saat ini kondisi anak-anak dibengkalis sangat memprihatinkan sejak menjamurnya warnet warnet di kalangan masyarakat.

“Kita memang telah berkomitmen untuk mengoptimalkan gerakan maghrib mengaji, sejak ada angin segar dari Pemkab Bengkalis tentang perda maghrib mengaji yang sedang digodok untuk Tahun ini", terangnya.

Dikatakannya saat ini banyak anak-anak terlena dengan kemajuan teknologi, sehingga hal tersebut pun mempengaruhi pola pikir mereka. Kondisi ini yang membuat kita bersemangat dengan program maghrib mengaji ini, terangnya lagi.

“Selain sosialisasi kami juga mengadakan pembinan terhadap gurunya. Kita bekerja sama dengan lembaga LPTQ Kabupaten dan Kecamatan, bahkan kita mengerahkan 230 orang penyuluh Non PNS yang tersebar di 8 Kecamatan, kata Syamsir. Diakui Syamsir secara geografis dan transportasi di Bengkalis sendiri memiliki hambatan dalam pelaksanaan dilapangan, namun diharapkan tidak akan menghambat berjalannya program ini. Sebut saja 4 Kecamatan diantaranya Kecamatan Pinggir, mandau, Siak Kecil dan Bukit Batu dan dua kecamatan terluar lagi Kecamatan Rupat Utara dan Rupat Selatan. Empat kecamatan tersebut agak sulit dijangkau karena kendala transportasinya,ujar Syamsir.(vera/dnms)