Dumai (Inmas) – Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Darul Ilmi MAN Dumai, Sabtu (06/08). Sebagai sekolah agama sebelumnya Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Dumai telah memiliki Musholla Darul Ilmi namun seiring bertambahnya jumlah siswa dan majelis guru maka musholla tersebut tidak lagi bisa menampung ratusan keluarga besar MAN Dumai.
Sebelumnya MAN Dumai telah melakukan rapat bersama komite sekolah untuk mewujudkan pembangunan masjid yang nantinya merupakan fasilitas pengembangan ilmu syiar islam di sekolah tersebut. Dimana Sabtu (06/08) Walikota Dumai Drs.H.Zulkifli AS, M.Si secara langsung menghadiri dan meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Darul Ilmi yang nantinya bisa menampung lebih dari 500 jamaah. Turut hadir dalam acara tersebut Kasubbag Tata Usaha Kemenag Dumai Drs.H.Khaidir, Komite Sekolah MAN Dumai, Ketua RT 01 dan 02, Tokoh masyarakat, Badan Syiar Islam, dan para tamu undangan.
Wako dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Dumai sangat mengapresiasi terhadap pembangunan masjid yang berada di lingkungan MAN Dumai. Komite bersama keluarga besar MAN Dumai telah mengumpulkan dana pembangunan secara kebersamaan sebanyak 100 juta rupiah, pada prinsipnya nanti pemerintah Dumai juga akan turut serta membantu dalam pembangunan ini, terangnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA menuturkan selama ini MAN Dumai hanya memiliki musholla jadi sudah tepat jika saat ini akan dibangun masjid. Secara keseluruhan 40 fisik pembangunan di MAN Dumai ini bantuan dari pemerintah, ini membuktikan PEMKO Dumai peduli terhadap pembangunan sekolah agama, tukas Darawi.
Darawi berharap musholla yang lama ditata untuk labor keagamaan. Sementara itu, Kepala MAN Dumai Januarizal, M.Pd.I mengungkapkan Masjid Darul Ilmi yang akan dibangun ini memiliki ukuran 20x30 meter dan bisa memuat jamaah lebih dari 500 orang. Saat ini Musholla Darul Ilmi yang dimiliki sekolah kami berukuran 6mx6m yang sebelumnya dibangun komite, ungkapnya.
Namun mengingat seiring waktu saat ini jumlah siswa MAN sebanyak 516 orang ditambah pegawai 56 orang sehingga dengan kapasitas musholla tidak bisa tertampung jika melakukan kegiatan keagamaan. Nantinya masjid ini bisa digunakan untuk shalat duha, shalat zuhur bahkan shalat jumat dan tentu kegiatan praktek keagamaan (kegiatan Rohman) Rohis MAN Dumai, tukas pria yang akrab disapa Jan ini.
Untuk itu, Jan berharap mudah-mudahan pembangunannya segera terselesaikan dan mendapat dukungan dari keluarga besar MAN Dumai bahkan masyarakat sekitar.(jaka)