0 menit baca 0 %

Walau Puasa, Peserta Pembinaan EMIS MDTA Se-Kecamatan Koto Gasib Tetap Semangat

Ringkasan: Siak (Inmas) Setelah dilakukan Pembinaan  Emis (Education Management Information System) bagi lembaga MDTA di Kecamatan Koto Gasib yang diadakan di MDTA Islamiyah Kampung Buatan II Kecamatan, Sabtu, (26/05/18). Terlihat para peserta yang terdiri dari 22 orang Kepala MDTA se-Kecamatan Koto Gasib dan...

Siak (Inmas) – Setelah dilakukan Pembinaan  Emis (Education Management Information System) bagi lembaga MDTA di Kecamatan Koto Gasib yang diadakan di MDTA Islamiyah Kampung Buatan II Kecamatan, Sabtu, (26/05/18). Terlihat para peserta yang terdiri dari 22 orang Kepala MDTA se-Kecamatan Koto Gasib dan 22 Operator Emis dari masing-masing MDTA ini sangat puas dan tetap semangat walau ditengah kondisi sedang berpuasa di Bulan Ramadhan.

Salah satunya, seperti yang diungkapkan oleh Teguh Sumantoro dari salah satu MDTA di Kampung Rantau Panjang. Beliau mengatakan sangat senang dengan adanya pembinaan tentang Emis ini. Baginya dan teman-teman lain, kegiatan ini selain untuk mengetahui bagaimana system Emis ini lebih dalam, juga menjadi ajang silaturrahim dan melahirkan ide-ide brilian untuk kemajuan MDTA ke depan.

“Kita yang berada di desa sangat senang dengan diadakan kegiatan ini, karena selama ini masih banyak diantara kami yang hanya meraba-raba tentang bagaimana meng-input data ke dalam system. Oleh sebab itu, dengan pembinaan ini kami sangat terbantu karena langsung dibina oleh operator Emis kabupaten”, ujarnya alumni Ponpes Ittihadul Muslimin tahun 2007 ini.

Sebelumnya, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 s/d 12.00 ini dibuka oleh ketua FKDT Kecamatan Koto Gasib, Drs. Ahmad Dahyar. Sedangkan narasumber dalam pembinaan ini didatangkan langsung Operator Emis dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Ihsan Taufiqi, S.Sy. Dalam pembinaan tersebut, putra asli kelahiran Kampung Buatan II, Kecamatan Koto Gasib ini merasa senang dan bahagia bisa berbagi dan sharing ilmu dengan seluruh MDTA yang ada di Kecamatan Koto Gasib tersebut. (Hd)