0 menit baca 0 %

Walau dengan acara sederhana Kankemenag Rohil gelar acara HALAL BI HALAL

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir menggelar acara Halal Bihalal setelah pelaksanaan apel perdana pasca cuti Hari Raya Idul Fitri 1439 H/ 2018 H, Kamis (21/6)Acara yang di laksanakan di Aula  Kantor lantai 2 ini diikuti Kepala Kantor H.

Rokan Hilir (inmas)- Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir menggelar acara Halal Bihalal setelah pelaksanaan apel perdana pasca cuti Hari Raya Idul Fitri 1439 H/ 2018 H, Kamis (21/6)

Acara yang di laksanakan di Aula  Kantor lantai 2 ini diikuti Kepala Kantor H. Agustiar, Kasubbag TU H. Sakolan, Kasi Penmad H. Naini, Kasi Bimas Islam H. Khairul, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Hasbullah, Penyelenggara Syariah Zakifri dan seluruh ASN baik PNS maupun honorer.

Kepala Kankemenag Kab. Rokan Hilir H. Agustiar dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan halal bihalal ini merupakan kegiatan rutin usai idul fitri sejak ada Kantor Kemenag di Kabupaten Rokan Hilir baik dengan acara sederhana seperti hari ini maupun acara yang lebih besar. “semoga  tradisi ini  akab tetap lestari, mengingat banyak hal positif yang terdapat di dalamnya,” ujarnya.

H. Agustiar melanjutkan bahwa, dalam Islam diperintahkan menjalin hubungan naik kepada Tuhan yang disebut ABLUMMINALLAH dan hubungan baik seaama manusia yang disebut HABLUMMINANNAAS. Kedua hubungan baik itu harus laksanakan beriringan. “apalah artinya hubungan kepada Tuhan baik sementara kepada sesama manusia tidak baik atau sebaliknya,” tandasnya.

Lebih lanjut H. Agustiar menegaskan dengan ibadah kita merajut hubungan baik dengan Tuhan dan dengan halal bihalal ini salah satu cara merajut hubungan baik sesama manusia. “dengan puasa mudah-mudahan Allah menghapus dosa-dosa kita kepadanya dan dengan berhalal bihalal semoga Allah menghapus dosa-dosa sesama kita,” pungkasnya.

Usai sambutan Kakan Kemenag Rohil, acara dilanjutkan dengan mendengarkan taushiyah singkat oleh Ust. Taubat Nasuha. Dalam taushiyahnya mengingatkan hadirin agar menjaga anugerah fitri yang telah diraih, karena Iblis laknatullaah tidak akan pernah diam untuk terus menggoda manusia dan berusaha mengotori kesucian ummat Islam.

Taubat Nasuha mengakhiri taushiyahnya dengan mengajak hadirin untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah setelah ditempa selama bulan Ramadlan. “Ramadlan adalah Sekolah petunjuk dan taqwa (madrasatul huda wattuqoo), maka jalankanlah petunjuk dan ketakwaan itu setelah keluar dari Ramadlan. Sesuai dengan nama bulan setelah Ramadlan adalah Syawwal artinya bulan peningkatan. “maka siapa yang telah mendapatkan petunjuk di bulan Ramadlan akan meningkat ibadahnya, etos kerjanya, kebaikannya dll.” Pungkasnya.

Acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipandu Kasi Bimas Islam H. Khairul, dilanjutkan dengan salam salaman dan makan bersama diawali Kakan Kemenag, para Kasi dan karyawan dan karyawati.  (Nsh)