0 menit baca 0 %

Wakili Keluarga Besar Kemenag Riau, Kasubbag Umum dan Humas Melayat ke Rumah Marjulastri

Ringkasan: Riau  (Inmas) Kabar duka datang dari keluarga Marjulastri salah seorang staf Subbag Umum dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.Sang ayah, Muhammad Jusuf Bin Jedil dikabarkan meninggal dunia. Kabar ini pertama kali diketahui dari unggahan pada grup WA Humas Kanwil Kemenag Riau, Ra...

Riau  (Inmas) Kabar duka datang dari keluarga Marjulastri salah seorang staf Subbag Umum dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.

Sang ayah, Muhammad Jusuf Bin Jedil dikabarkan meninggal dunia. Kabar ini pertama kali diketahui dari unggahan pada grup WA Humas Kanwil Kemenag Riau, Rabu (29/02) malam di Taluk Kuantan. Mendengar kabar yang dikirimkan saudari Mastutik  salah seorang Staf Subbag Keuangan  pada hari yang sama, timeline grup WA Kemenag Riau dibanjiri ucapan duka dan do`a dari anggota grup.

Ayahandanya yang merupakan pensiunan veteran ini meninggal pukul 19.17 WIB malam di rumahnya di desa Petapahan Kampung Baru Toar di usia 99 tahun. Setelah sebelumnya sempat sakit akibat jatuh dikamar mandi.

Menurut sang anak Marjulastri ayahanda tercinta masih sempat meninggalkan pesan pesan pada anak anaknya satu hari jelang meninggal. “Bicaranya pun masih jelas dan bagus”, katanya dengan ekspresi sedih.

Ia menyebut bapaknya tinggal dengan ibu sambungnya di Taluk Kuantan sejak ibu kandungnya Siti Maryam meninggal dunia pada Tahun 1990. 

Disela kesibukan Kasubbag Umum dan Humas Drs Eka Purba beserta staf datang bertakziah ke rumah Marjulastri pada Jumat, (07/02).

Dalam sambutannya Eka mengucapkan rasa belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. 

Kasubbag Umum dan Humas mewakili Kakanwil, mengatasnamakan keluarga besar Kemenag Riau menyampaikan ungkapan duka cita dan mendoakan almarhum semoga mendapat tempat yang layak di sisi Nya.

Kepada keluarga yang ditinggalkan Eka berpesan agar anak anaknya mendoakan almarhum orangtua yang telah tiada. Bagaimanapun doa anak yang Sholeh insyaallah akan menjadi syafaat bagi orangtuanya di alam kubur.

Kedua, Eka berpesan untuk tidak melupakan  sadaqoh dan amal jariah.

“Sebagai anak hanya itu yang bisa kita lakukan selama hidup di dunia, kepada orang yang telah melahirkan dan membesarkan kita selama hidupnya”, terang Eka dihadapan semua yang hadir.

Acara takziah diakhiri dengan suguhan lontong sayur yang disediakan tuan rumah dan ditutup dengan pembacaan doa oleh Erdiansyah S Sos.(vera)