Rokan Hilir (inmas)- Wakil
Bupati Rokan Hilir, H. Jamiludin dan Kepala Kantor Kementerian Agama
(Kakankemenag) Kabupaten Rokan Hilir, H. Agustiar menghadiri acara Pelatihan
Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Latihan Dasar Gerakan Pemuda (GP) Ansor
Kabupaten Rokan Hilir yang dipusatkan di Kepenghuluan Bangko Sempurna Kecamatan
Bangko Pusako, selama tiga hari, Jumat-Minggu (5-7/4) kemarin.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut unsur pengurus wilayah GP Ansor Provinsi Riau, Camat Bangko Pusako,
Pengurus Kecamatan, utusan Kodim 0321, perwakilan Polres Rohil, tokoh agama,
tokoh masyarakat dan undangan lain.
Sebanyak 100 peserta yang
ikut dalam Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan
juga sekaligus mereka ini mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar Barisan
Ansor Serba Guna (Banser) Kabupaten Rokan Hilir. Muhammad Mukim Prayoga, Ketua
Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rokan Hilir mengatakan bahwa para peserta merupakan
utusan dari kecamatan Bangko, Bangko Pusako, Bagan Sinembah, Pujud, Balai Jaya
dan batu Hampar. Menurutnya, acara ini dalam rangka memenuhi permintaan para
kader yang terus mendesak agar dilakukan pengkaderan.
“Kita lakukan ini untuk
memberikan pendidikan dan ilmu pengetahuan tentang apa itu organisasi Gerakan
Pemuda Ansor. Untuk PKD dan PKL kita lakukan sesuai standar dan petunjuk dari
pengurus wilayah Provinsi Riaut,” katanya memberikan keterangan usai kegiatan.
Pengurus Wilayah GP Ansor Riau, dalam sambutannya mengharapkan agar para kader memegang teguh prinsip Ahlusunnah wal Jamaah yang di pegang oleh seluruh kader Nahdlatul Ulama (NU). “Ansor adalah bagian dari NU dan Banser adalah sebagai garda terdepannya. Ansor itu seyogyanya dapat mengambil hikmah serta sikap dan semangat perjuangan para sahabat Nabi sebagai penolong, pejuang dan pelindung untuk para ulama, nusa dan bangsa, “ pesannya di hadapan para peserta.
Wakil Bupati Rokan Hilir, H. Jamiludin saat membuka acara tersebut mengajak kepada gerakan kepemudaan Ansor untuk terus melakukan gerakan positif di tengah-tengah masyarakat, sesuai dengan nama yang melekat pada organisasi Ansor, yakni sebagai penolong.
Selain itu, H. Jamiludin pun mengakui kontribusi yang selama ini dilakukan GP. Ansor. Sebagai wadah kepemudaan muslim, GP. Ansor mampu menjaga keutuhan NKRI dan Kebhinnekaan.
Lebih
lanjut, Wabup menambahkan GP Ansor dikenal sebagai organisasi kemasyarakatan
pemuda di Indonesia yang memiliki watak kepemudaan, kerakyatan, keislaman dan
kebangsaan.
Sementara
itu, Kakan Kemenag Rohil, H. Agustiar memberikan
apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia
menilai diklat ini sangat penting guna memberikan pengaruh positif dalam
pembentukan karakter kader yang tangguh dan memliki disiplin tinggi.
“Banser sebagai garda terdepan dalam menjaga NKRI dapat memaknai nilai ihsan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dengan memahami nilai tersebut diharapkan eksistensi Kader yang membangun masyarakat dan memiliki intelektualitas yang tinggi dapat terbentuk melalui sumber daya manusia yang taqwa, tangguh dan professional,” ujarnya. (Nsh)