Volly Riau Tersingkir
Ringkasan:
Surabaya (HUMAS)- Tim Volly Riau dipastikan tersingkir dari delapan besar Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Nasioanal V (POSPENAS V) di Surabaya Tahun 2010. Hal ini dipastikan setelah Tim Volly Riau ditaklukkan secara telak oleh Tim Volly Jawa Timur, yang memang diunggulkan mendapat m...
Surabaya (HUMAS)- Tim Volly Riau dipastikan tersingkir dari delapan besar Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Nasioanal V (POSPENAS V) di Surabaya Tahun 2010. Hal ini dipastikan setelah Tim Volly Riau ditaklukkan secara telak oleh Tim Volly Jawa Timur, yang memang diunggulkan mendapat medali emas tahun ini. Tim Volly Riau kalak telak 3-0 tanpa balas dari Tim, Volly Jawa Timur, Jumat 7 Juli 2010, bertempat di GOR Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur.
Kekalahan ini semakin memupus harapan kontingen Riau untuk meraih medali emas dalam turnamen tertinggi di lingkungan Pondok Pesantren ini. Hal ini sekaligus semakin memperkukuh dominasi Jawa Timur dalam semua pertandingan.
Sebagaimana diketahui, bahwa saat ini Provinsi Jawa Timur telah meraih 38 medali emas dalam turnamen ini, dari enam puluhan medali yang diperebutkan. Hal itu berarti, dapat dipastikan bahwa Provinsi Jawa Timur akan menjadi Juara Umum.
Sedangakan Provinsi Riau, sampai dengan saat berita ini ditulis, masih berada pada peringkat 18 dengan perolehan medali satu perak dan dua perunggu. Ini adalah hasil riel yang didapat oleh kontingen Riau.
Ketika ditanya kepada Kepala Bidang Pekapontren Kanwil Kemenag Riau melalui salah seorang Kepala Seksinya, Drs. Herra Firmansyah, menyatakan bahwa inilah yang baru dapat kita raih. Secara riel harus diakui, bahwa kita berada di bawah Provinsi lain. Kita akan berupaya ke depan, agar prestasi Provinsi Riau ke depan akan lebih baik lagi, harap Herra Firmansyah.
Dijelaskannya, kita masih mempunyai harapan untuk meraih medali, khususnya dari fotografi, namun sampai dengan saat ini hasilnya belum diumumkan. Marilah kita berdoa kepada Allah swt, semoga kita mendapat medali dalam cabang ini, harapnya. (Ash).