Dumai (Inmas) – Selasa (06/08/2019), bahwa kita harus paham betul akan bahaya Narkoba dan Psikotropika. Dengan pemahaman yang benar, maka kita bisa mengenali lebih dini peredaran narkoba dilingkungan kita.
"Masa depan ada ditangan kita, kita harus berpikiran positif. berpikiran maju dan menjauhi narkoba," demikian pesan Ibu Vivik dalam tema “Data dan penyebab penyimpangan serta ciri-ciri perilaku menyimpang, pencandu narkoba”, yang menghadiri acara tersebut.
"Semua tergantung dari pikiran, jika pikiran kita positif, maka kemungkinan semua akan bisa dicapai termasuk menaklukan dunia," ujarnya pada Acara Pemberian Intervensi Penyalahgunaan Narkoba dan Melakukan MoU, bertempat di Aula MAN 1 Kota Dumai.
Pada kesempatan itu hadir pula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau diwakili Plh. Kabid Urais dan Binsar H. Janheri, S.Ag, MA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Syafwan, BNN Eva Susanti, Kasi Pendis, Kasi Bimas, Pengawas Madrasah, Ka. KUA se- Kota Dumai, Kepala Madrasah se- Kota Dumai, Penyuluh Agama, Guru-guru dan beberapa siswa-siswi.
“Berupaya memberikan tindakan preventif melalui pembinaan, penertiban dan penyuluhan kepada masyarakat menuju kebaikan agar tidak terjerumus kedalam kejahatan, terutama dalam hal ini penyalahgunaan Narkoba dan Psikotropika," jelas Vivik.
"Dengan acara Intervensi Penyalahgunaan Narkoba ini, yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan, diharapkan generasi muda terutama pelajar, tidak terjerumus kedalam penyalahgunaan zat-zat adiktif seperti narkoba," harapnya. (Arief)