0 menit baca 0 %

Uyun Fitri Andilla Terima Penghargaan Duta BMN Teladan dari Menteri Agama

Ringkasan: Jakarta (Inmas)- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin anugerahkan penghargaan pada unit kerja Kementerian Agama yang dinilai berprestasi dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU), Duta Barang Milik Negara (BM...

Jakarta (Inmas)- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin anugerahkan penghargaan pada unit kerja Kementerian Agama yang dinilai berprestasi dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU), Duta Barang Milik Negara (BMN) Teladan dan Duta Akrual Teladan.

Penghargaan tersebut diserahkan Menag kepada Pimpinan Tingkat Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Eselon I, Tingkat Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah, Duta BMN Teladan dan Duta Akrual Teladan pada Rapat Koordinasi Kuasa Pengguna Anggaran Kementerian Agama Tahun 2018, Selasa (07/08/18) di Hotel Marcure Ancol Jakarta

“Penentuan juara ini tidak hanya didasarkan pada pertimbangan internal Biro Keuangan dan BMN, akan tetapi juga didasarkan pada pertimbangan dari Kementerian Keuangan,” ujar Kepala Biro Keuangan dan BMN Ali Irfan.

Dari 22 penghargaan yang berikan oleh Menag, salah satunya diterima oleh Penyusun Laporan Keuangan Subbag Perencanaan dan Keuangan Kemenag Riau, Uyun Fitri Andilla dengan Penghargaan Duta Barang Milik Negara (BMN) Teladan Tingkat Wilayah Terbaik III.

Dihubungi melalui via telpon selulernya, Uyun mengatakan, prestasi tersebut merupakan yang kedua kalinya ia dapatkan. Sebelumnya ia juga menerima penghargaan BMN Nasional Tahun 2016 yang diserahkan pada awal tahun 2017 lalu.

“Alhamdulillah, ini yang kedua kalinya. Semoga pada tahun ini sapat lebih meningkatkan kinerja khususnya dalam pengelolaan BMN di Provinsi Riau,” harapnya. “Untuk kinerja BMN, melakukan analisa data BMN, selalu berkomunikasi dengan Pusat, berkoordinasi dengan Satker dan selalu pro aktif mengatais segala permasalahan yang ada,” ujar Uyun dan menambahkan untuk kendala lebih pada aplikasi yang cukup rumit dan cenderung aplikasi BMN terlambat dalam menyesuaikan up date aplikasi Saiba.

“Selama ini kecenderungan Kemenkue aplikasi Saiba dulu baru BMN, semestiknya secara bersamaan. Jadi kami berharap ini dapat segera ditindak lanjuti sehingga kami dapat bekerja secara maksimal,” harapnya. (mus)


Berikut daftar penerima penghargaan pada Rakor KPA Tahun 2018:

Penghargaan Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) Terbaik Tingkat Eselon I Pusat: Sekretariat Jenderal Kementerian Agama

Penghargaan Penyusunan dan Penyajian LKKA Terbaik Tingkat Wilayah:

  1. Terbaik Kategori Wilayah Besar (lebih dari 201 UAKPA): Kanwil Kemenag Jawa Tengah
  2. Terbaik Kategori Wilayah Sedang (101s.d.200 UAKPA): Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah
  3. Terbaik Kategori Wilayah Kecil (s.d. 100 UAKPA): Kanwil Kemenag Bali

Penghargaan DUTA Akrual Teladan Terbaik Tingkat Wilayah:

  1. Dilip Darmanto (Kemenag Jawa Timur)
  2. Agus Wijanarko (Kemenag D.I. Yogyakarta)
  3. Wirson Hasanati (Kemenag Sulawesi Utara)

Penghargaan DUTA BMN Teladan Terbaik Tingkat Wilayah:

  1. Hendri (Kemenag Kepulauan Riau)
  2. Tiara Yuko Astagini (Kemenag Sumatera Utara)
  3. Uyun Fitri Andilla (Kemenag Provinsi Riau)

Penghargaan DUTA Akrual Teladan Terbaik Tingkat Eselan I Pusat

  1. Budi Purwanto (Dirjen Pendis)
  2. Jatu Rahmi Rahayu (Sekjen)
  3. I Nyoman Juwitra (Dirjen Bimas Hindu)

Penghargaan DUTA BMN Teladan Terbaik Tingkat Eselan I Pusat

  1. Yudi Ferdiyan (Sekretariat Jenderal)
  2. Ibrahim Basyir (Dirjen PHU)
  3. Siswanto (Dirjen Bimas Buddha)

Penghargaan Pengelolaan BMN Terbaik Tingkat Wilayah

  1. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo
  2. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
  3. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi D.I. Yogyakarta

Penghargaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum

  1. Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang
  2. Universitas Islam Negeri Maulana (UIN) Raden Intan Lampung
  3. Universitas Islam Negeri Maulana (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta