0 menit baca 0 %

Ustadz Ilham Tamimi Ajak Santri Tanamkan Ikhlasun Niyah, Quwatul Iradah, dan Husnul Idarah

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan, Pondok Pesantren Mu allimin Muhammadiyah Bangkinang Kota melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Santri Nasional 2025 pada Rabu, 22 Oktober 2025, di lapangan utama pesantren.Upacara yang diikuti oleh seluruh santri, ust...

Kampar ( Kemenag )---Dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan, Pondok Pesantren Mu’allimin Muhammadiyah Bangkinang Kota melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Santri Nasional 2025 pada Rabu, 22 Oktober 2025, di lapangan utama pesantren.

Upacara yang diikuti oleh seluruh santri, ustadz, serta tenaga kependidikan ini berjalan tertib dan khusyuk. Pelaksana upacara dipercayakan kepada Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang dengan sigap dan kompak menjalankan setiap prosesi upacara, mencerminkan semangat kemandirian dan tanggung jawab santri.

Bertindak sebagai pembina upacara, Ustadz Ilham Tamimi, Lc., S.Pd., LL.M., menyampaikan pesan mendalam tentang tiga nilai utama yang seharusnya melekat dalam diri setiap santri, yakni Ikhlasun Niyah, Quwatul Iradah, dan Husnul Idarah.

“Seorang santri harus memiliki Ikhlasun Niyah  keikhlasan niat, melakukan segala sesuatu semata-mata karena Allah.

Harus memiliki Quwatul Iradah  kekuatan tekad untuk terus berbuat baik dan mencapai tujuan mulia.

Dan juga Husnul Idarah  kemampuan mengatur dan memimpin dengan bijak serta efektif,” ujar Ustadz Ilham dalam amanatnya.

Ilham juga menambahkan, ketiga nilai tersebut menjadi pondasi penting bagi santri agar tumbuh menjadi pribadi yang ikhlas dalam niat, kuat dalam tekad, dan bijak dalam tindakan, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk peringatan rutin, tetapi juga momentum memperkokoh jati diri santri sebagai penjaga nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan.

Di akhir kegiatan, gema takbir dan yel-yel “Santri Siaga Jiwa Raga, Bangga Jadi Santri Indonesia!” menggema di lapangan, menambah semangat kebersamaan dan rasa bangga menjadi bagian dari barisan santri Indonesia.

Fatmi/humas PP Muallimin