0 menit baca 0 %

Ustadz Abdul Shomad; Tauhid Pondasi Utama Membangun Kebersamaan yang Indah

Ringkasan: Siak (Inmas) Selasa, (04/09/18), Top of FormKehadiran Ustadz Kondang, H. Abdul Somad, Lc., MA di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau berhasil membius ribuan masyarakat yang rela berpanas-panasan untuk datang melihat dan mendengarkan langsung tausiyah dari ustadz lulusan Universitas Al-Az...

Siak (Inmas) – Selasa, (04/09/18), Top of Form

Kehadiran Ustadz Kondang, H. Abdul Somad, Lc., MA di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau berhasil membius ribuan masyarakat yang rela berpanas-panasan untuk datang melihat dan mendengarkan langsung tausiyah dari ustadz lulusan Universitas Al-Azhar Mesir dan Institut Darul Hadits, Kerajaan Maroko tersebut.

Tausiyah yang dikemas dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriah tersebut, panitia menyampaikan tema tentang Indahnya Kebersamaan. Adapun tempat kegiatan tabligh akbar ini dilaksanakan di Lapangan Kampung Muara Kelantan. Dari pantauan di lapangan, acara yang dimuali dengan ceramah, Tanya jawab dan do’a tersebut, berjalan dengan yang lancar. Dalam Tausiyahnya, Ustadz Abdul Somad menyampaikan beberapa poin penting, yang diantaranya, pentingnya menjaga tauhid. “Tauhidlah yang akan membuat kita bisa saling sayang-menyayangi. Dengan Tauhid yang kokoh, Insya’Allah indahnya kebersamaan dapat kita nikmati. Oleh sebab itu, jauhi semua perkara yang dapat merusak tauhid”, ujarnya menyampaikan ceramah.

Selain itu, Ustadz Abdul Shomad juga berpesan agar Jangan ada sifat saling ejek mengejek, Jangan mencela diri sendiri, jangan gunakan kata kata dan gelar yang jelek, dan Kita harus saling nasehat menasehati. Beliau juga mengingatkan akan pentingnya perintah shalat lima waktu. “Sholat, doa-doa yang dibaca harus pas untuk melejitkan potensi diri. Lalu puasa dan zakat. Melalui puasa dan zakat kita belajar kesabaran dan berbagi kepada sesama.  Selanjutnya adalah Naik Haji dimana kegiatan ini merupakan kegiatan yang paling baik dalam melejitkan potensi diri”, ujarnya memotivasi.

Selanjutnya beliau menyampaikan mengenai maksud dari sholat dan puasa termasuk diantara rukun-rukunnya, yaitu : 1. Menjaga fitrah manusia, dimana fitrah semua manusia adalah Tauhid Murni dan Islam itu sendiri., 2. Menjamin dan memperjuangkan terpenuhinya kelima kebutuhan paling darurat manusia (Agama Islam, Akal pikiran, Jiwa raga, Keturunan, dan Harta)., 3. Mendidik dan mengembangkan semua potensi manusia, sehingga menjadi umat terbaik, dimana keberadaannya ditujukan untuk kebaikan semua manusia. (Hd)