Bengkalis
(Inmas) - Ustadz Solmed, dengan nama lengkap Sholeh Mahmoed Nasution mengisi
Tabligh Akbar sempena Peringatan Hari Jadi ke-507 Bengkalis, pada Jumat (17/07/2019)
malam.
Melalui
kegiatan ini, Bupati Bengkalis Amril Mukminin berharap kabupaten berjuluk
Negeri Junjungan ini senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian dan kesejukan,
sehingga daerah ini terlindung dari malapetaka.
“Sebagai
bentuk dari rasa syukur kita, malam ini kita melaksanakan tabligh akbar bersama
seluruh komponen masyarakat, sekaligus bersama–sama berdo’a kepada Allah SWT.,
agar negeri ini dan masyarakatnya selalu diberi keberkahan, kedamaian dan
kesejukan,” tutur Amril Mukminin.
Ungkapan
ini disampaikan Bupati Bengkalis dalam pidato tertulisnya yang dibacakan
Sekretaris Daerah (Sekda) H Bustami HY, sebelum mendengarkan tausiah yang
disampaikan Ustadz Solmed.
Masih
membacakan pidato Bupati, Sekda mengajak semua pihak untuk terus bersama-sama
menjaga serta mempererat jalinan persaudaraan sebagai pondasi kokoh dalam
rangka membangun Kabupaten Bengkalis lebih baik kedepan.
Usai
memberikan sambutan, dan sebelum mendengarkan tausiah Ustadz Solmed, seluruh
masyarakat Bengkalis, dan tamu kehormatan, berkesempatan menyaksikan penampilan
Annisa Azzahra dan Humairah, hafidzah cilik yang dimiliki Kabupaten Bengkalis,
dan telah berprestasi pada ajang Hafid Indonesia di RCTI tahun 2019,
sebagai terbaik I dan II.
Tabligh Akbar yang di hadiri
Bupati Bengkalis Amril Mukminin diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) H Bustami
HY, dimulai pukul 21.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB.
Didalam tausiahnya, ustadz bernama lengkap Sholeh Mahmoed Nasution ini mengingatkan seluruh masyarkat Bengkalis untuk selalu bersyukur atas segala karunia Allah SWT., yang diberikan kepada seluruh masyarakat dan daerah.
Hal itupun juga menjadi
penginat bagi dirinya, karena bertepatan pada 19 Juli 2019 ini, ustadz yang
kala itu memakai baju koko berwarna biru perpaduan batik di lengan dan leher
ini genap berusia 36 tahun.
Selain
itu, ia juga menyampaikan berbagai nilai-nilai keagamaan dalam bersikap dan
berprilaku umat muslim keseharian yang dirasa sangat teduh dan santun, dengan
harapan masyarakat Bengkalis mampu mewujudkan negeri baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. (rls-dki)