0 menit baca 0 %

Ust. Mustakim, S.Ag : Mari budayakan 5S dalam kehidupan sehari-hari

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Sebagaimana biasanya setiap lembaga pendidikan formal dari jenjang pendidikan dasar sampai tingkat lanjutan atas pada hari Senin melaksakan upacara bendera sebagai perwujudan nasionalisme kepada bangsa dan negara tercinta Indonesia.Hari ini, Senin (23/7) MAN 1 Rokan Hilir melaks...

Rokan Hilir (inmas)- Sebagaimana biasanya setiap lembaga pendidikan formal dari jenjang pendidikan dasar sampai tingkat lanjutan atas pada hari Senin melaksakan upacara bendera sebagai perwujudan nasionalisme kepada bangsa dan negara tercinta Indonesia.

Hari ini, Senin (23/7) MAN 1 Rokan Hilir melaksanakan upacara bendera dengan pembina upacara Ust. Mustaqim, S.Ag dan diikuti para siswa, majlis guru beserta Staf dan karyawan dilingkungan MAN 1 Rokan Hilir.

Pada kesempatan tersebut Ust. Mustakim menyampaikan perlunya kita keluarga MAN 1 Rohil mengembangkan sikap 5S, dalam keseharian. S pertama Salam. Bila bertemu ucapkanlah salam, sebagai mana hadits Rasul, yang diriwayatkan Bukhori Muslim, ketika seseorang sahabat bertanya kepada Rasulullah, “bagaimanakah Islam yang baik itu...?”, Beliau menjawab, "kamu memberi makanan dan mengucapkan salam, baik yang kamu kenal maupun yang belum kamu kenal”. “semoga kita semua termasuk golongan ini,” ungkapnya.

S yang kedua Sapa. Kata sapa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah perkataan untuk menegur (mengajak bercakap-cakap dan sebagainya. Sapa yang dikehendaki dalam Islam adalah sapaan yang ramah, bukan sapaan yang menyakitkan. Sapaan ramah yang kita ucapkan kepada orang lain akan membuat suasana menjadi akrab dan hangat. “Biasakanlah menyapa mulailah pada orang yang berada didekat kita, dengan satu sapaan, kita bisa menyapa getaran kemuliaan dan hadir bersamaan kita,” ajaknya.

Ust. Mustakim melanjutkan, S Ketiga Senyum. Mengaka kita harus senyum...?, “sebab senyum itu adalah sedekah,” ujarnya. Kemudian Ust Mustakim mengunkapkan sebuah hadits riwayat Turmudzi yang artinya “senyum dihadapan saudaramu (sesama muslim) adalah bernilai sedekah bagimu".

Yang keempat, Sopan, dan terakhir atau kelima santun. Dengan gamblang Ustadz mantan Skretaris PC NU Kab. Rokan Hilir ini menguraikan dengan nash-nash Quran maupun Hadits dihadapan majelis guru dan ratusan siswa siswi MAN 1 Rohil.

Mengakhiri amanat pembina upacara senin ini, Ust. Mustaqim mengajak untuk membudayakan 5S atau salam, sapa, senyum, sopan dan santun ini. “mari 5S ini kita jadikan budaya keseharian kita, tidak hanya dilingkungan MAN 1 Rokan Hilir, tetapi mesti dapat  diterapkan dalam keseharian kita semua,” pesannya.

Upacara bendera diakhiri dengan Doa, yang dipimpin salah satu siswa kelas XI IPA. (Nsh/Bstm)