Riau (Inmas) - Pembimbing Masyarakat Budha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau mengadakan kegiatan Penyusunan dan perakitan Soal USBN dan UN Matapelajaran Agama Budha. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Ameera Pekanbaru tersebut berlangsung dari tanggal 6 s/d 9 Februari 2019. Dalam sambutan sekaligus membuka acara tersebut, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Mahyudin menyampaikan harapan dan tanggapannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini dimana kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melaksanakan salah satu program pemerintah dalam hal penyusunan dan perakitan soal USBN/ UN dalam bidang pendidikan Agama Budha.
Dilakukannya penyusunan soal USBN/UN ini dalam rangka melakukan Evaluasi, dimana Evaluasi itu wajib dilakukan dalam rangka untuk mengukur tingkat keberhasilan pemerintah, tingkat keberhasilan yang dilaksanakan oleh guru/lembaga pendidikan dan juga sebagai alat mengukur tingkat keberhasilan yang dilakukan oleh siswa, oleh karena itu kegiatan ini sangat bermanfaat karena dari kegiatan ini akan menghasilkan soal-soal yang bermutu sesuai dengan harapan dari Badan Standar Pendidikan.
Selain itu Plt. Juga berpesan dalam membuat soal USBN/UN hendaknya tidak tergiring dalam masalah SARA, dan betul-betul menjaga kerahasiaan yang harus memiliki kriterian Kesesuaian materi dengan target kompetensi serta bahan ujian menghasilkan informasi dan soal harus bermutu yakni Valid, handal dan adil. Sedangkan Pembimas Budha Tarjoko selaku pelaksana kegiatan mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama budha dalam wilayah kantor kementerian Agama Provinsi Riau. Kegiatan ini dilaksanakan Karena dengan USBN/UN menjadi standar bagi peserta didik sejauh mana peserta didik mampu menerima pelajaran selama mengikuti pendidikan di sekolah tersebut.
Kegiatan yang dilanjutkan dengan penyusunan soal USBN dan UN ini diikuti oleh 60 Orang peserta yang merupakan utusan dari 10 Kabupaten/Kota se-Riau. peserta ini akan dibagi kepada 3 kelompok, yakni pembahasan soal UN untuk tingkat SD dan Pembahasan Soal USBN untuk tingkat SMP dan SMA/SMK. Dalam penyusunan Soal USBN/UN ini peserta harus memperhatikan perbandingan komponen soal, dimana 25% merupakan Soal dari pusat dan 75% merupakan soalan hasil Rumusan dari Daerah. Akan tetapi tidak ditutup kemungkinan soalan dari pusat tersebut diperbaiki untuk kesempurnaan. (ana/belen)