0 menit baca 0 %

Usai Upacara HAB ke-70 tingkat Kota, Seluruh Pegawai di Lingkungan Kemenag Kota Dumai Temu Ramah di Aula MTs N Dumai

Ringkasan: Dumai (Inmas) – Usai mengikuti upacara HAB Kemenag ke-70 tingkat Kota Dumai yang dilaksanakan di halaman MTs N Dumai, seluruh pegawai di lingkungan Kemenag Dumai yang terdiri dari KUA, Madrasah Negeri dan Swasta berkumpul di aula MTs N Dumai dalam rangka temu ramah bersama Kasi Pendis Drs.H.Sy...

Dumai (Inmas) – Usai mengikuti upacara HAB Kemenag ke-70 tingkat Kota Dumai yang dilaksanakan di halaman MTs N Dumai, seluruh pegawai di lingkungan Kemenag Dumai yang terdiri dari KUA, Madrasah Negeri dan Swasta berkumpul di aula MTs N Dumai dalam rangka temu ramah bersama Kasi Pendis Drs.H.Syafwan didampingi Kepala MTs N Dumai Ediy,S.Pd, dan para Pengawas Kemenag yaitu Ali Santoso,S.Pd.I, H.Azhar Yazid, S.Pd.I, Drs.H.Ismail Abas,MA, Drs.Yuharlin, Basyaruddin,S.Pd.I, Lukman Makruf, dan Suharsana,S.Pd., yang bertempat di aula MTs.Negeri Dumai, Senin (04/01).

Kasi Pendis H.Syafwan dalam sambutannya mengatakan pertemuan ini dalam rangka untuk mempererat tali silaturahmi kita antar sesama pegawai di lingkungan Kementerian Agama Kota Dumai. Dalam pertemuan ini juga, kita akan berdialog bagaimana pendidikan agama di Kota Dumai.

Selanjutnya, Syafwan mengatakan Indonesia merupakan negara yang berlandasakan ketuhanan Yang Maha Esa. Begitulah bunyi sila pertama dari pancasila, yang merupakan salah satu pilar kebangsaan negara kita. Itulah mengapa pendidikan agama merupakan salah satu pendidikan paling penting. Sila pertama tersebut menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat Indonesia harus selalu berlandaskan atas norma-norma serta nilai yang berlaku dalam agama yang dianut oleh warga negaranya. Untuk memahami nilai-nilai serta norma agama tersebut tidak bisa datang begitu saja secara instant, tetapi harus melalui proses pembelajaran.

Pendidikan merupakan kata yang sudah sangat umum. Masyarakat awam mempersepsikan pendidikan itu identik dengan sekolah , pemberian pelajaran, melatih anak dan sebagainya. Sebagian masyarakat lainnya memiliki persepsi bahwa pendidikan itu menyangkut berbagai aspek yang sangat luas, termasuk semua pengalaman yang diperoleh anak dalam pembentukan dan pematangan pribadinya, lanjutnya.

“Salah satu masalah yang dihadapi oleh dunia pendidikan agama saat ini adalah bagaimana cara penyampaian materi pelajaran agama tersebut kepada peserta didik sehingga memperoleh hasil semaksimal mungkin,” ujar Syafwan.

Lebih lanjut, Kasi Pendis mengatakan kebanyakan guru lebih senang dan terbiasa menerapkan metode ceramah saja yang dalam penyampaiannya sering menjemukan peserta didik. Hal ini disebabkan guru-guru tersebut tidak menguasai atau enggan menggunakan metode yang tepat, sehingga pembelajaran agama tidak menyentuh aspek-aspek paedagogis dan psikologis.

Guru harus mampu menciptakan suatu situasi yang dapat memudahkan tercapainya tujuan pendidikan. Menciptakan situasi berarti memberikan motivasi agar dapat menarik minat siswa terhadap pendidikan agama yang disampaikan oleh guru. Untuk menarik minat itulah seorang guru harus menguasai dan menerapkan metodologi pembelajaran yang sesuai.

Manfaat utama Pendidikan Agama adalah terciptanya manusia yang memiliki landasan rohani yang kuat sesuai agama yang dianutnya. Selain itu, manfaat lain pendidikan agama adalah terciptanya manusia-manusia yang baik, karena dalam ajaran agama senantiasa diajarkan nilai-nilai kebaikan yang harus selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Manusia yang memiliki karakter yang baik ini merupakan landasan yang sangat penting untuk terciptanya suatu masyarakat serta negara yang adil dan makmur. Karena apabila manusia hanya memiliki kepintaran tanpa dibarengi dengan kebaikan, maka dia akan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Lihat saja kasus-kasus yang menimpa pemimpin di negara kita. Korupsi merebak dimana-mana. Begitulah yang akan terjadi ketika manusia yang tercipta hanya manusia-manusia pintar tanpa dibarengi nilai-nilai kebaikan yang menancap kuat di hati mereka, tegas Syafwan.

Jadi, manfaat pendidikan agama itu sangat besar bagi terciptanya nilai-nilai serta norma-norma kebaikan yang berlandaskan ajaran agama dalam setiap pribadi, tutup Kasi Pendis.(jaka)

 

(edit:vera)