Bengkalis (Inmas) - Usai
melaksanakan shalat subuh di Masjid Nabawi Madinah, Jamaah Calon Haji (JCH)
Kabupaten Bengkalis, mengikuti manasik haji yang langsung dipandu Konsultan
Ibadah Sektor 3 KH Aminudin Sanwar dan Pembimbing Ibadah Sektor 3 Ahmad
Sarwani, pada Senin (22/07/2019) sekitar pukul 05.40 Waktu Arab Saudi.
“Manasik ini dilaksanakan di halaman
Masjid Nabawi Madinah atau depan Assalam Museum. JCH kita mendengarkan
pengarahan terkait teknis keberangkatan ke Tanah Suci yang dijadwalkan besok,
Selasa 23 Juli 2019, dan mengenai perlengkapan untuk melaksanakan Ibadah Haji
Tamatuk,” ujar Tim Pendamping Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) H Jumari, yang juga
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis.
Untuk diketahui, yang dimaksud
dengan Haji Tamatuk yakni JCH terlebih dahulu mengerjakan umroh dibanding haji.
Karena teleh melakukan umroh terlebih dahulu sebelum jadwal pelaksanaan haji di
Arafah, maka JCH harus membayar dam alias denda berupa menyembelih hewan
kurban.
“Dijadwalkan JCH Kabupaten Bengkalis
berangkat dari Madinah menuju Mekkah, usai Shalat Subuh di hotel. Pada saat
itu, seluruh JCH kita sudah mengenakan pakaian ihrom,” terang Jumari.
Pembimbing manasik haji, lanjutnya,
juga mengingatkan JCH untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar. Mengingat
perjalanan menuju tanah suci Mekkah berjarak 500 kilometer yang memakan waktu 5
sampai 6 jam.
Di samping itu, JCH diingatkan agar
menjaga ihramnya dengan cara jangan melanggar larangan saat berihrom. Jika
melanggar larangan, otamatis membayar dam sesuai ketentuanya.
“Alhamdulillah, JCH kita
dengan seksama mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh dosen di beberapa
Perguruan Tinggi Negeri di Provinsi Jawa Tengah itu,” tutupnya. (rls-dki)