Bantan (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bantan Ustadzah Mardiana menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dengan menjenguk salah seorang anggota majelis taklim Miftahul Jannah ibu Jumik yang sedang sakit, usai memberikan penyuluhan agama dengan tema "Istiqomah dalam Kehidupan Sehari-hari"Jumat (17/10/2025) di salah satu rumah kediaman Jemaah. Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari komitmen penyuluh agama dalam memberikan perhatian dan pelayanan kepada masyarakat.
Ibu Jumik menderita sakit dikarenakan faktor usia atau sudah tua. Sebelum menjenguk, Ustadzah Mardiana saat memberikan penyuluhan mengatakan “Istiqomah berasal dari kata q?ma yang berarti tegak atau lurus. Secara istilah, istiqomah berarti keteguhan hati untuk tetap berada di jalan yang diridhai Allah, walau menghadapi ujian dan godaan. Hal ini sesuai dengan Firma Allah dalam (QS. Fussilat: 30) Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang berkata: ‘Tuhan kami ialah Allah’, kemudian mereka tetap istiqomah, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: Janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih hati.”
Lanjut Ustadzah Mardiana “Orang yang istiqomah akan mendapat
ketenangan hidup dan pertolongan Allah. Amal kecil tapi dilakukan secara
istiqomah lebih dicintai oleh Allah daripada amal besar tapi tidak konsisten. Sesuai
(HR. Bukhari dan Muslim)“Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang
dilakukan terus-menerus walaupun sedikit.”
"Untuk itu tetaplah Istiqomah dalam ibadah: menjaga shalat lima waktu, dzikir, membaca Al-Qur’an. Istiqomah dalam ucapan: berkata jujur, lembut, dan tidak menyakiti. Istiqomah dalam akhlak: sabar, rendah hati, dan menebar kebaikan, dan Istiqomah dalam tugas: bekerja dengan amanah dan profesional, meski tidak diawasi. Agar tetap Istiqomah pasang Niat yang ikhlas karena Allah, Perbanyak doa agar diberi keteguhan hati, Bergaul dengan orang saleh yang menguatkan iman dan Hindari lingkungan yang melemahkan semangat beribadah," Pesan Ustadzah Mardiana.
Kepala KUA Kecamatan Bantan, H. Nasuha dalam menanggapi
sikap penyuluh agama tersebut, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas
kepedulian dan dedikasi yang ditunjukkan. Beliau menekankan bahwa kegiatan
seperti ini sangat penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara
masyarakat dan pemerintah, serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman agama di
kalangan masyarakat.
Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat semakin
termotivasi untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta
menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.