0 menit baca 0 %

Usai Melempar Jumrah Hari Ketiga, Kloter BTH 02 Hari Ini Tinggalkan Mina

Ringkasan: Riau (Inmas) Setelah melakukan wukuf di Arafah dan menginap di Muzdalifah, lalu jemaah haji bergerak ke Mina untuk melempar jumrah. Ritual ini wajib dilakukan setelah wukuf di Arafah. Sejak pagi jemaah kloter BTH 02 berduyun duyun mendatangi lokasi pelemparan jumrah, di Jamarat Mina Arab Saudi.
Riau (Inmas) – Setelah melakukan wukuf di Arafah dan menginap di Muzdalifah, lalu jemaah haji bergerak ke Mina untuk melempar jumrah. Ritual ini wajib dilakukan setelah wukuf di Arafah. Sejak pagi jemaah kloter BTH 02 berduyun duyun mendatangi lokasi pelemparan jumrah, di Jamarat Mina Arab Saudi. Rangkaian pelemparan jumrah tahun ini berjalan lancar. Ketegasan petugas kloter mendapat tanggapan positif dari jemaah. Ketua kloter TPHI Dr Rialis menganggap Keberadaan petugas haji di Mina cukup efektif, mengarahkan jemaah yang bisa menghambat lalu lintas perjalanan. Bahkan sangat membantu jemaah, jika jemaah tidak ingat tempat pemondokannya, tinggal bilang maktab berapa mereka akan diarahkan ke tenda masing masing, jelasnya. Sesuai rencana, bagi jemaah haji yang mengambil nafar awal ini merupakan hari terakhir bagi mereka. “Ba’da Dzuhur jemaah sudah selesau melakukan prosesi nafar awal, besok tanggal 13 dzulhijjah, bagi jemaah kloter BTH 02 yang telah melempar hingga akhir akan meninggalkan Arab Saudi”, katanya. Kloter BTH 02, hari ini meninggalkan Mina setalah melontar jumrah hari ke tiga. “Sekarang jemaah istirahat dihotel untuk memulihkan tenaga, dan menunggu bus sholawat ke Masjidil Haram pada Tanggal 15 Agustus. “Di Masjidil haram nanti jemaah akan melaksanakan rukun haji yaitu tawaf Ifadah dan sa'i. “Besok ada jika jemaah memilih untuk Nafar Sani, bedanya Nafar Sani pergi melontar itu 4 x, tgl 10, aqobah 7 batu, tanggal 11 Dzulhijjah lempar ula, wustha dan aqobah. “Masing masing 7x lemparan sampai tanggal 12 dan 13 Dzulhijah, sedangkan untuk Nafar awal, hanya sampai tanggal 12 Dzulhijah saja”, rincinya. Alhamdulillah, jema'ah kloter BTH 02 sewaktu ingin melontar, berjumpa dengan menteri agama RI Lukman Hakim Syaifudin. Setelah menyapa para petugas Menag menyempatkan berfoto bersama dengan petugas kloter, TKHI, kata Rialis. “Jemaah asal mana ? Ucap Menag bertanya, Kami dari Pekanbaru kloter BTH 02, ucap Dr Rialis. Lalu Menag bertanya lagi, sehat semua? Alhamdulillah sehat pak, jawab Ketua kloter lagi. Terakhir Menag meminta tanggapan ketua kloter terkait pelayanan haji tahun 1440 H. Dengan mantap Dr Rialis menjawab. “Sangat memuaskan Pak” katanya. Setelah tawaf dan sai dan tahalul, jemaah pada tgl 16 Agustus diminta sudah selesai utk tawaf wada' dan jema'ah siap2 utk pulang ketanah air tanggal 17 Agustus 2019. Disisi lain Drs H Asmuni Hasan MA mengharapkan seluruh jemaah selepas melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji untuk tetap mempertahankan serta melestarikan nilai nilai haji dalam praktek kehidupan. “Baik dari sisi ibadah mahdhoh (ibadah yang diwajibkan) maupun ghairu mahdhoh seperti ibadah sosial secara luas. Setelah jemaah diharapkan mempertahankan serta melestarikan nilai-nilai haji dalam praktek kehidupan baik dari sisi ibadah mahdoh/ibadah yg diwajibkan maupun ghairuh mahdoh seperti ibadah sosial secara luas”, ucap H. Asmuni Hasan MA, selaku pembimbing ibadah.(vera)