Riau (Inmas)- Keberhasilan
pembangunan pendidikan yang bermutu dipengaruhi oleh ketersediaan berbagai
komponen pendukung, termasuk diantaranya pengembangan kurikulum dan upgrade
pengetahuan pelaku pendidik agar pendidikan berjalan secara maksimal.
Untuk itu, MTsN 2 Pekanbaru menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan dan Implementasi Kurikulum 13 (K13) Edisi Revisi 2018 pada 6- 8 September 2019 di Hotel Drego Pekanbaru dengan diikui 40 orang yang merupaan guru MTsN 2 Pekanbaru dan guru- guru perwakilan dari MTs yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTs Negeri 2 Pekanbaru.
Acara dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA
didampingi oleh Kakankemenag Pekanbaru, H Edwar S Umar M Ag, Kepala MTs N 2
Pekanbaru Gafardi S Ag M Pd, dan Narasumber utama yang merupakan pakar K13 Drs
H Sucipto M Pd.
โTitik centeral
untuk memajukan dunia pendidikan madrasah terletak pada SDM guru, untuk itu
pada era 4.0 pengetahuan guru- guru harus terus di upgrade, salah satunya
melalui Bimtek Perencanaan dan Implementasi Kurikulum 13 edisi Revisi 2018. Guru
akan dapat menambah wawasan dan ilmu terbaru yang dapat diaplikasikan ditempat
tugas masing- masing,โ ungkap Mahyudin usai membuka kegiatan Bimtek.
Ditambahkan Edwar S Umar, Bimtek Perencanaan dan Implementasi
K13 yang ditaja oleh MTs N 2 Pekanbaru sangat tepat dalam rangka mengefektifkan
dan mengefesiensi pelaksanaan K13. โKita
menyambut baik pelaksanaan Bimtek, dengan demikian anak didik kita semakin
bergerak kedepan, dan guru- guru dapat lebih memahami K13 revisi 2018 sehingga
tercipta suasana pembelajaran yang lebih baik,โ ungkap Edwar.
Sucipto mengatakan, Bimtek Perencanaan dan Implementasi bertujuan
untuk mengembalikan subtansi
Kurikulum 13 khususnya proses pembelajaran untuk menentukan tujuan dalam mensukseskan 4C yang
meliputi Communication, Collaboration, Critis dan Creative.
โAda 4 point utama dalam kegiatan ini, yaitu sukseskan 4C, memasukkan literasi menjadi satu
kesatuan, pembelajaran HOTS, dan pembentukan karakter. Keempatnya ini tidak bisa dipisahkan
dalam prose pembelajaran. Setiap guru tidak cukup hanya mensukseskan Kompetensi Dasar (KD) nya saja namun 4 hal tadi menjadi satu kesatuan
dalam proses,โ tegasnya.
Semantara itu, Gafardi menegaskan, kegiatan yang diikuti oleh
40 orang peserta tersebut bertujuan untuk
menambah wawasan pengetahuan para guru dan guru dibawah KKM MTs N 2 dapat
mengimplementasikan K13 secara maksimal. โSehingga saat mengajar dikelas sudah tau aturan mainnya. Dengan diimplementasikannya Kurikulum 2013 membawa konsekuensi guru yang
semakin berkualitas dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.,โ ucapnya.
(mus/ady/anto)