Riau (Inmas) – Proses penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1440 H/2019 M saat ini memasuki proses penyelesaian dokumen yang wajib dimiliki jamaah haji, khususnya lagi paspor. Dua dokumen yang wajib dimiliki jamaah yakni sebelum masuk asrama haji Antara Riau dan dokumen yang dipegang jamaah saat berangkat yaitu paspor dan gelang.
Sehubungan dengan paspor setelah diterbitkan pihak Imigrasi, masih akan melewati tahapan penyelesaian yang akan melibatkan sejumlah pihak berwenang. Termasuk Kemenag pusat maupun kedutaan besar Arab Saudi guna mendapatkan visa.
Proses ini butuh ketelitian dan kecermatan dalam proses penyelesaian yang telah ditentukan. Demikian diutarakan Kasi Dokumen Pendaftaran Haji Bidang PHU Kemenag Riau kepada humas diruang kerjanya, Selasa (14/05).
Ia mengaku telah melakukan koordinasi dan bekerja sama dengan Kemenag Kabupaten Kota serta para stakeholder bidang haji di Kanwil Kemenag Riau untuk merujuk pada regulasi dan juknis yang ada.
Untuk Kemenag Riau sendiri, tengah melakukan update paspor hingga hari ini. “Kita sudah meminta pihak Kemenag Kabupaten/kota untuk mengirimkan kelengkapan paspor ke Kanwil, dan sampai di Kanwil tim langsung mengupdate ulang paspor yang sudah terkumpul, dan ini sudah berlangsung sejak Tanggal 02 Mei 2019 Kanwil Kemenag Riau”, sebutnya.
Mengingat data yang di paspor dan yang ada di entri siskohat kadang ditemukan berbeda, makanya perlu pengecekan ulang setelah paspor CJH masuk ke Kanwil Kemenag Riau . Hal itu berguna untuk menekan masalah masalah calon jamaah haji kita nantinya. Ia mengungkapkan data kabupaten/kota yang telah fix mengirimkan paspor tercatat sebanyak 11 kabupaten/kota, tinggal Inhu yang belum masuk. “Mungkin terkendala teknis, sampai saat ini Kasi Bagian Haji definitif belum ada”, sebutnya.
Tercatat menurut data yang diterima per-13 Mei 2019 secara keseluruhan sudah mencapai 4073 atau setara dengan 80,4 persen. Dengan rincian masing masingnya Pekanbaru total jamaah mencapai 1179, yang baru mengirimkan paspor sebanyak 878 (74,5 %), Kampar sebanyak 740 (91,8) dari total 806, Bengkalis sebanyak 390 (86 %) dari total 450, Inhil 436 (79,6 %) dari total jamaah 548.
Yang fix 100 persen itu baru Meranti total jamaah haji sebanyak 77 orang, Sementara lainnya tercatat Dumai sebanyak 178 (85,2%) dari total 209, Rohul total 434 yang baru menyerahkan paspor sebanyak 426 atau 98,2%, Pelalawan sebanyak 264 (88,6%) dari total 298, Kuansing sebanyak 227 (99,1%) dari 229, Siak sebanyak 243 (93,5%) dari total 260, Rohil total 232 yang baru masuk 214 (92,2%), terakhir untuk TPHD/TKHD Riau hanya bersisa 2 yang belum masuk dari total 34 jamaah.
Setelah data paspor terhimpun tim bidang Haji Kemenag Riau  akan mengantarkan berkas paspor jamaah haji ke Bagian Dokumen Perlengkapan Haji Reguler Kemenag RI. “Kalau berkas untuk dua kloter kita akan menurunkan dua orang saja tim dari provinsi, tapi kalau lebih dari itu, 3 atau 4 orang cukup”, jelasnya.
Insyaallah minggu ini atau minggu depan paling lama,akan kita antar langsung ke Kemenag pusat, sebutnya.(vera)