0 menit baca 0 %

Upacara Mingguan : Plt Kakanwil Ulas Tiga Mantra Menag Yang Wajib Dikantongi ASN Kemenag

Ringkasan: Riau (Inmas) Pelaksana tugas (Plt) Kakanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA memimpin apel mingguan di minggu pertama di bulan Februari 2019 di lingkungan Kanwil Kemenag Riau, Tepat pukul 07.30 WIB lonceng berbunyi diikuti pengumuman yang  menandakan seluruh pegawai berkumpul untuk melaksanakan apel...

Riau (Inmas) –Pelaksana tugas (Plt) Kakanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA memimpin apel mingguan di minggu pertama di bulan Februari 2019 di lingkungan Kanwil Kemenag Riau, Tepat pukul 07.30 WIB lonceng berbunyi diikuti pengumuman yang  menandakan seluruh pegawai berkumpul untuk melaksanakan apel pagi. Diketahui selama ini rutinitas apel pagi yang dilaksanakan setiap pagi ini merupakan komitmen Kemenag guna meningkatkan kedisiplinan ASN. Terlihat apel yang diikuti oleh Kepala Bidang, Pembimas, Kasubbag dan pejabat eselon IV jajaran Kasi, Karyawan/ti,  serta para pramu bakti dan mahasiswa/siswa magang di lingkungan Kanwil Kemenag Riau setempat berjalan khidmat.

Dalam arahannya Mahyudin menyampaikan beberapa hal penting : Pertama, menindaklanjuti Hasil rakernas yang dilakukan pada Tanggal 23 s.d 25 Januari 2019, terkait tiga mantra yang disampaikan Menag RI dihadapan seluruh pejabat eselon I, II, dan III di lingkungan Kemenag RI se-Indonesia, maka ASN harus mampu mengadopsi ketiga hal tersebut dalam kehidupan. Hal ini perlu dilakukan, agar Kemenag dapat beradaptasi di era disrupsi yang berdampak pada peningkatan layanan kepada umat.

Dalam kesempatan ini, Plt Kakanwil Kemenag Riau kembali memaparkan tiga mantra yang harus menjadi ruh di jiwa setiap ASN Kemenag tersebut, yakni : Pertama, Moderasi keagamaan artinya pemahaman moderasi agama sangatlah penting karena hal itu sangat relevan untuk menyikapi di tengah tengah kehidupan. Kedua, integrasi data, dimana jajaran Kemenag perlu meningkatkan kualitas kerja menjadi lebih baik lagi dengan mealhirkan data yang akurat.

 “Integrasi data ini menjadi sesuatu yang mutlak, karena terjadinya pagu minus seperti selama ini, karena kurangnya data yang akurat”, sebut Mahyudin melanjutkan amanat. “Mengingat Kemenag sebenarnya memiliki data yang sangat banyak, tinggal kita yang mengintegrasikan sehingga pendayagunaan dari data data yang sangat besar bisa lebih optimal dan maksimal”, ulasnya. Dan terakhir  tentang kebersamaan umat yang sangat diperlukan ditengah tengah keberagaman yang semakin muncul di kehidupan kita, ucapnya menyebut poin ketiga.

Selain itu Mahyudin menghimbau sekaligus mengajak para Kabid agar pengelolaan SBSN Tahun 2019 dapat dialkukan secara tepat waktu dan tepat guna. Mengingat pada Rakornas lalu, sejumlah pejabat yang menjabat sebagai pengelola kegiatan SBSN turut  ikut menandatangani Pakta Integritas, yang merupakan bentuk komitmen dan kesanggupan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku dalam rangka mencegah tindakan korupsi, terangnya dihadapan seluruh peserta upacara

Jadi, lanjut Mahyudin Pengelola SBSN harus menyadari sepenuhnya bahwa yang tengah dibangun Kemenag hari ini adalah sesuatu yang amat strategis dan dilakukan secara tepat sasaran. “Pejabat seperti KUA, Kabid terkait,Kemad harus mampu mengontrol pelaksanaan SBSN ini dengan baik”, harapnya.

Selain pentinganya meningkatkan kualitas kinerja, Mahyudin juga mengingatkan seluruh ASN dilingkungan Kanwil kemenag Riau untuk tidak terjebak dengan hoaks alias berita bohong yang sudah banyak tersebar di tengah masyarakat. “ASN jangan jadi penyebar berita hoaks, yang belum tentu benar”, tukas Mahyudin mengakhiri amanat.(vera/faj)