0 menit baca 0 %

Upacara Hari Pancasila, Kakanwil Kemenag Riau : NKRI Harga Mati yang Harus Dipertahankan

Ringkasan: Riau (Inmas) Pegawai Negeri Sipil wajib mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila, pada 1 Juni, Meskipun sudah memasuki libur lebaran. Hal itu terlihat sejak pukul 07.00 WIB ASN di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau membanjiri pelataran parkir Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Ri...

Riau (Inmas) – Pegawai Negeri Sipil wajib mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila, pada 1 Juni, Meskipun sudah memasuki libur lebaran. Hal itu terlihat sejak pukul 07.00 WIB ASN di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau membanjiri pelataran parkir Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau mengenakan pakaian korpri lengkap pada Sabtu, 1 Juni 2019.

Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih yang diiringi lagu Indonesia raya. Dirangkai dengan mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara, pembacaan teks pancasila, Undang Undang Dasara 1945 dan pembacaan korps pegawai republik Indonesia. Diakhiri dengan pembacaan do’a yang dipandu Dr Muhammad Fakhri MA.

Pada kesempatan itu Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Dr H Mahyudin MA selaku inspektur upacara membacakan pidato Plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI dihadapan seluruh peserta upacara.

Mahyudin mengatakan motto “Kita Indonesia Kita Pancasila” mengandung makna yang sangat dalam. Momentum Hari Lahir Pancasila, harus mampu menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan terus terjaga.

Dengan keberagaman yang ada ditengah kemajemukan etnis, suku, bahasa, budaya dan agama perlu terus membangun NKRI dengan nilai nilai fundamental bangsa Indonesia, sebutnya mengatakan nilai pertama.

 “NKRI harga mati yang harus dipertahankan, para pejuang dan pendiri bangsa Indonesia, sudah berdarah darah dalam  memperjuangkan kemerdekaan RI ini, rasanya keniscayaan kalau kita tidak bersama sama memperjuangkan dan mempertahankan persatuan dan kesatuan di negeri ini”, ujarnya.

Kedua, Dengan merayakan hari kelahiran pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan beerbangsa dan bernegara yang lebih baik.

“Pancasila sebagai leitstars dinamis, bintang penuntun mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa kedepan”, sebutnya.

Ia menghimbau seluruh masyarakat Indonesia khususnya ASN dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau untuk menghayati hari kelahiran Pancasila sebagai sumber inspirasi politik harapan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kita harus bersatu memabngun bangsa untuk merealisasikan tatana kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran", tukasnya mengakhiri orasi.

Sebagai informasi, ada hal berbeda pada peringatan upacara hari lahir pancasila tahun ini. Pelaksanaan upacara  bagi seluruh aparatur sipil negara di bawah lingkungan Kementerian Agama yang sudah terlanjur mudik pulang kampung, wajib dan bisa  mengikuti upacara di kantor perwakilan Kementerian agama atau  Pemda setempat.

Hal tersebut harus disertai dengan bukti foto kehadiran dalam upacara hari lahir pancasila. Bagi PNS yang mangkir upacara Hari pancasila bisa dikenai sanksi  yang tertuang dalam peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil.(vera/eka/adi/ana/faj/mus)