Riau (Inmas) – Pasca diumumkan hasil akhir kelulusan peserta CPNS Kemenag Riau satu pekan lalu, para pelamar yang dinyatakan lulus langsung melakukan pemberkasan di ruang Aula Besar Kanwil Kemenag Riau, Selasa (29/01). Dilihat dari pantauan Tim Inmas Kanwil Kemenag Riau, hampir setiap hari kerja, Aula besar Panitia CPNS didatangi sejumlah peserta yang ingin mengetahui informasi terkait pemberkasan sekaligus penyerahan dokumen yang menjadi syarat mutlak pemberkasan CPNS tahun ini.
Sejumlah peserta terlihat bersemangat dan antusias menunggu antrian pemberkasan sebelum namanya dipanggil satu persatu. Dari beberapa peserta yang di wawancara di lokasi pemberkasan, pengakuan haru pertama kali datang dari peserta yang lulus formasi guru Fiqih bernama Susanto yang berasal dari kota Pekanbaru. Peserta yang mengaku pertama kali mengikuti test CPNS ini mengaku terharu dan kaget dengan kelulusannya. “Alhamdulillah saya lulus pada pengalaman pertama test, saat ini seluruh syarat dalam pemberkasan ini sudah saya siapkan”, terangnya penuh semangat. “Seluruh proses pemberkasan yang dilakukan Kemenag hari ini sudah bagus, transparan, dan profesional, terbukti kita bisa mengakses segala informasi melalui website”, terangnya. “Test CPNS ini betul betul bersaing dari tahap SKD pertama kali hingga SKB sampai pemberkasan hari ini”, ucap peserta yang meraih nilai passing grade 334 pada test  SKD ini.
Peserta lainnya Elda Wahyuni Nasution S Sos dari Rohul yang mencoba peruntungan pada formasi Guru PPKN, mengungkapkan rasa harunya setelah menerima rilis kelulusan CPNS Kemenag. “Bersykur alhamdulillah saya sangat bahagia, karena sudah bisa melewati banyak tahapan, dan antusias sekali karena sudah lulus”, ucapnya dengan ekspresi berbinar. Alumni UNRI ini sepakat dengan peserta sebelumnya. “ Kemenag hari ini sudah transparansi, Kementerian Agama melayani dengan bersih, sudah sesuai dengan slogannya saat ini”, kata peserta berwajah manis tersebut.
Hal senada terungkap juga dari Sri Ulfa S Sos dari Kepulauan Meranti , mengaku juga sangat bersyukur atas capaiannya dalam rekrutmen CPNS Kemenag kali ini. “Kemenag udah OK banget sekarang, dengan proses test CPNS yang disiplin dan transparan”, sebutnya sembari diaminkan peserta lainnya.
Cerita haru lainnya datang dari ungkapan Siska Septia Yuliani SPd. Peserta yang juga ternyata sempat diberitakan tim Inmas pada website saat test SKB lalu ini mengaku kelulusan CPNS ini rejeki  awal Tahun baginya. “Wah kak, kita ketemu lagi, ucapnya riang, berkat ada niat usaha dan kerja keras alhamdulillah”, katanya. “Perjalanan hingga tahap ini memang sulit, dibalik usaha yang super ekstra ada hasil yang tak berdusta, ungkapnya penuh kebahagiaan. “Mulai dari urusan kita hingga urusan dengan Allah saya utamakan banget, ibadah saya juga meningkat dan fokus membahas soal ”, kenang Guru honorer MAS Masmur ini sembari tertawa sumringah. “Yang pasti kita bangga berada di keluarga besar Kemenag, karena sebelumnya sempat ikut test di Dinas pendidikan”, ucap guru olah raga tersebut.
Iki Munika Kasmi tenaga pendidik honorer di MAS Masmur juga tak kalah semangat mengungkapkan bahagianya setelah lulus CPNS Kemenag. “Ini mu’jizat bagi saya di penghujung batas usia CPNS, saya udah 35 tahun November ini, bahkan selama ini formasi saya ini tidak pernah ada hanya PAI saja, tidak ada yang jurusan, saya sudah sertifikasi Alquran hadits, makanya saya semangat ikut test. “Jika kita iseng iseng, tentu hasil akan iseng iseng, tapi kalau kita serius maka hasil akan serius juga”, ujar wanita manis berkacamata tersebut. “Coretan kita mulai dari ikut test, salah mengantar berkas saat hujan lebat, hingga test yang luarbiasa kompetitif, ga sia sia”, sambungnya mengenang kisah.  Bersyukur tidak ada lagi istilah test dan tas yang digaung gaungkan seperti selama ini.
Tak seperti waktu mengikuti test menggunakan baju putih hitam putih sepatu hitam, kali ini semua peserta datang dengan pakaian beraneka ragam, namun tetap tampak rapi terlihat sumringah menunggu antrian pemberkasan.(vera/adi/anto)