Riau (Inmas) Setelah melaksanakan hari suci Nyepi, umat Hindu
melaksanaan kegiatan dharma santi tepatnya di Gedung Serbaguna, Pura Agung
Jagatnatha, Jln. Rawa Mulia No.3. Simp. Tiga – Pekanbaru ( Sabtu, 14 April
2018)
Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, diwakili Kepala Sub. Bagian Inmas, Dedi Sahrul, S.Kom. M.Si, Pembimbing Masyarakat Hindu, Nengah Sujati, S.Ag, Wakil Rektor I Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar, Prof DR. Made Suarde M.Ag, Ketua PHDI Prov Riau, I Ketut Dika, S.Ag, SH, WHDI Prov Riau dan para undangan.
Acara yang mengangkat Tema “Melalui Catur Brata Penyepian kita
tingkatkan soliditas sebagai perekat keberagaman dalam menjaga NKRI” diawali
dengan Tari Sekar Jagad Oleh Siswi Pasraman Pura Agung Jagatnatha.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, melalui Kasubag
Inmas, Dedi Sahrul, S.Kom, M.Si menyampaikan sangat mengapresiasi acara Dharma Santi dikarenakan mampu menciptakan kerukunan antar umat beragama. Beliau berharap
semoga dengan kegiatan ini akan terjalin kerukunan umat beragama.
Sementara itu Pembimbing Masyarakat Hindu, Nengah Sujati, S.Ag
menyampaikan acara Dharma Santi merupakan rangkaian akhir dari perayan nyepi yang dilakukan dengan saling
bermaaf-maafan. Nengah berharap melalui acara ini umat Hindu khususnya
diprovinsi Riau semakin solid dalam menciptakan kerukunan antar sesama.
Sementara itu Ketua PHDI Prov. Riau, I Ketut Dika menyampaikan Dharma
santi merupakan silaturamhmi antara umat di Provinsi Riau agar pada tahun Caka
1940 kehidupan kita lebih baik sehingga kita mampu menciptakan Umat hindu yang
lebih baik menyongsong Pembangunan Riau 2018.
Hal senada Juga disampaikan oleh Prof DR. Made Suarde M.Ag selaku Pendarma wacana, Dharma Santi
merupakan suatu rangkaian dari perayaan Nyepi Umat Hindu, nyepi sebagai
perayaan untuk introspeksi diri agar apa yang telah dilaksanakan selama satu
tahun ini bisa kembali menjadi harmonis. Perayaan Nyepi diawali dari beberapa
rangkaian diawali dari melasti yang diadakan di Sumber mata air,Taur kesanga.
Nyepi dan Dharma Santi. Berasal dari dua kata yaitu Dharma dan Santhi yang
berarti berbuat baik kepada sesama, kepada alam dan ingat kepada Tuhan.yang
diimplementasikan dalam bentuk simekrame.(belen/Eka/Satria)