0 menit baca 0 %

Ujung Tombak Generasi Bangsa, Guru Dituntut Iklas dan Profesional

Ringkasan: Riau (Inmas)- Seiring dengan derasnya tantangan global, sumber daya manusia harus terus ditingkatkan. Hal ini pun berdampak pada dunia pendidikan. Untuk itu keikhlasan dan keprofesional guru dalam mengajar menjadi tuntutan utama.Hal tersebut ditegaskan Kepala MTsN 3 Pekanbaru, Darusman M Pd beberapa...

Riau (Inmas)- Seiring dengan derasnya tantangan global, sumber daya manusia harus terus ditingkatkan. Hal ini pun berdampak pada dunia pendidikan. Untuk itu keikhlasan dan keprofesional guru dalam mengajar menjadi tuntutan utama.

Hal tersebut ditegaskan Kepala MTsN 3 Pekanbaru, Darusman M Pd beberapa waktu lalu usai memperingati Hari Guru Nasional ke 73 Tahun 2018 di lingkungan MTsN 3 Pekanbaru yang diwarnai dengan berbagai kegiatan, seperti lomba memasak bagi guru pria dan bertukar kado antara guru- guru.

โ€œDengan HGN Tahun 2018 harapan kita kedepan sesuai dengan tuntutan saat ini, tingkat keikhlasan guru-guru kita dalam mengajar itu lebih ditingkatkan lagi karena ujung tombak pendidikan kita saat ini adalah ikhlasan dan ketauladanan. Apabila seorang guru itu ikhlas dan bisa menjadi tauladan dalam membentuk karakter anak, maka mutu pendidikan kita akan lebih bagus,โ€ ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Kasih Kurukulum dan Evaluasi Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau, H Rahmat Suhaidi, MA bahwa guru sebagai ujung tombak yang menentukan arah pendidikan anak bangsa dituntut untuk terus mengembangkan diri dalam berbagai hal.

โ€œSejatinya guru dalam melaksanakan tugas pokoknya yaitu sebagai pendidik pengajar, pembimbing, pengarah, pelatih, penilai dan juga pengevaluasi maka ini betul-betul melaksanakan tugasnya secara cermat dan baik. Untuk itu, kedepan guru juga harus melengkapi dirinya itu dengan penguasaan teknologi informasi. Kenapa demikian? Karena sebuah keniscayaan pada zaman sekarang ini teknologi informasi itu adalah suatu hal yang tidak dapat tidak. Anak-anak kita sudah bisa mengakses informasi pengetahuan ilmu dari teknologi itu. Maka guru harus memainkan perannya disini supaya bisa memberikan pengarahan dan juga membimbing anak-anak kita,โ€ harapnya.

Ia menambahkan, guru yang tidak bisa memanfaatkan teknologi maka kompetensinya kurang. Padahal guru harus mewujudkan anaknya yang memiliki 4C untuk menentukan kesuksesan gerenarasi milineal ini, yang pertama critical thinking, creativitas, comunicative, dan colaborative.

โ€œGuru harus mampu memberikan bimbingan kearah terwujudnya 4C ini. Karena kesuksesan generasi yang akan datang ditentukan oleh 4 aspek ini. Kemudian yang paling utama dari semua itu adalah pembentukan karakter peserta didik. Pendidikan karakter itu merupakan kebutuhan yang sangat nyata pada hari ini. Begitu banyaknya berbagai macam kejadian-kejadian di lingkungan social kita, ternyata ujung-ujungnya adalah bagaimana tentang karakter anak tersebut. Maka kita sebagai guru terutama yang ada di Madrasah ini, memperhatikan pendidikan karakter itu. Baik itu karakter yang berkaitan dengan keislaman ataupun karakter yang berkaitan dengan kinerja dan prestasinya,โ€ pungkasnya. (mus/belen/anto/ady)


ย