0 menit baca 0 %

Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) MI dimulai.

Ringkasan: Meranti (Inmas) - Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tahun Pelajaran 2016/2017 di mulai. Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tersebut rencananya akan berlangsung selama 3 (tiga) hari dari Tanggal 15 - 17 Mei 2017 sesuai Prosedur Operasional Standar (PO...

Meranti (Inmas) - Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tahun Pelajaran 2016/2017 di mulai. Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tersebut rencananya akan berlangsung selama 3 (tiga) hari dari Tanggal 15 - 17 Mei 2017 sesuai Prosedur Operasional Standar (POS) yang dikeluarkan Pemerintah. 


Di Kabupaten Kepulauan Meranti, jumlah siswa yang mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tersebut berjumlah 154 orang yang tersebar di beberapa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dibawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti.


Untuk jadwal ujian, hari Senin (15/05/2017) dimulai dengan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, hari Selasa (16/05/2017) Mata Pelajaran Matematika dan hari Rabu (17/05/2017) dengan Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Waktu yang disediakan selama 2 jam dari Jam 08.00 s.d 10.00 WIB. Sedangkan untuk ujian susulan dijadwalkan pada Tanggal 22 - 24 Mei 2017.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Miskam, MA melalui Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) H. Efendi, S.Ag., MM ketika ditemui diruangannya Senin pagi (15/05/2017) berharap agar para siswa dapat mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dengan baik dan tetap menjaga konsentrasi dalam menjawab setiap pertanyaan yang diujikan.


"Persiapan sudah dipersiapkan dengan baik. Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang ada juga sudah siap untuk melaksanakan USBN. Mudah-mudahan tidak ada masalah dalam pelaksanaannya." Kata H. Efendi.


Rencananya, Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau dan pihak terkait lainnya juga akan melakukan peninjauan dan monitoring secara langsung pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tersebut di beberapa madrasah Ibtidaiyah (MI) yang ada untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan lancar. (zieah).