0 menit baca 0 %

Ubah Mindset Negatif ASN jadi Positif

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Selama ini Aparatur Sipil Negara (ASN) banyak disorot oleh masyarakat karena terkait dengan kinerja pegawai yang selama ini dianggap mudah tapi gaji tetap terima setiap bulan. Untuk itu harus ada perubahan mindset tentang hal tersebut dengan membuktikan kepada masyarakat bahwa ASN...

Pekanbaru (Inmas)- Selama ini Aparatur Sipil Negara (ASN) banyak disorot oleh masyarakat karena terkait dengan kinerja pegawai yang selama ini dianggap mudah tapi gaji tetap terima setiap bulan. Untuk itu harus ada perubahan mindset tentang hal tersebut dengan membuktikan kepada masyarakat bahwa ASN memiliki tugas dan tanggungjawab yang telah ditentukan.

Demikian ditegaskan Pgs Kakanwil Kemenag Riau Drs H Mahyuddin MA, didampingi Kasubbag Ortala dan Kepegawaian Efrion Efni saat memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara kegiatan Orientasi Pembinaan Pegawai Angatan I Tahun 2016 di Hotel Alpha Jl H Imam Munandar Pekanbaru, Senin (18/4).

Menurut Mahyuddin, upaya untuk mengubah mindset negative ASN selama ini, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah. Termasuk diantaranya pencetusan Revolusi Mental oleh Presiden RI dengan sasaran perbaikan mental ASN.

“Kementerian Agama sudah menindaklanjuti Revolusi Mental ini pada tahun 2015 dengan menghadirkan sekitar 5000 pegawai agar ini bisa dilaksanakan di lingkungan Kementerian Agama. Semoga dengan terobosan- terobosan dan kebijakan baru, akan meningkatkan kinerja pegawai kearah yang lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Nofrian Eka Trisna ST dalam laporannya menyebutkan, Orientasi Pembinaan Pegawai Angatan I Tahun 2016 bertujuan untuk membentuk ASN yang bersih dan berwibasah, memberikan bimbingan dan pembinaan kepada peserta untuk menjamin penyelenggaraan tugas- tugas pemerintah dan pembangunan secara berdaya guna dan berhasil guna. Serta untuk meningkatkan mutu kinerja, keterampilan dan prestasi kerja ASN yang lebih baik.

“Orientasi Pembinaan Pegawai Angatan I Thaun 2016 diikuti oleh 41 orang peserta terdiri dari 5 orang pegawai Kemenag Pekanbaru, 11 orang dari Bengkalis, 6 orang dari Dumai, 9 orang dari Kuanasing, 9 orang dari Rokan Hilir dan 1 orang dari Siak. Kegiatan akan berlangsung 18- 21,” jelasnya. (mus)