0 menit baca 0 %

Tutup Bimtek Hisab Rukyat, Kakanwil Sampaikan Catatan Ini

Ringkasan: Riau (Inmas) - Ilmu Hisab Rukyat membutuhkan keseriusan dan ketelatenan dari peserta Bimtek Hisab Rukyat. Hal itu guna meminimalisir perbedaan pendapat khilafiyah untuk menentukan masuknya awal bulan dalam Islam,  terutama menjelang masuknya 1 Ramadhan, 1 Syawwal atau Idul Fitri maupun menjelang Dz...

Riau (Inmas) - Ilmu Hisab Rukyat membutuhkan keseriusan dan ketelatenan dari peserta Bimtek Hisab Rukyat. Hal itu guna meminimalisir perbedaan pendapat khilafiyah untuk menentukan masuknya awal bulan dalam Islam,  terutama menjelang masuknya 1 Ramadhan, 1 Syawwal atau Idul Fitri maupun menjelang Dzulhijjah. Demikian disampaikan Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA saat memberi materi terkait Kebijakan Pemerintah tentang Persoalan Hisab Rukyat, Kamis (12/03) malam di Hotel Drego Pekanbaru.

Ia mengimbau agar para Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Kota tetap membuat Rukyatul Hilal jelang Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah. “Jadi tiga kali setahun,” katanya.

“Memang di Riau selalu ada kendala soal cuaca. Setiap kali ingin melaksanakan rukyatul hilal selalu terhalang awan dan mendung. Namun ini wajib kita laksanakan sebagai amanah yang kita emban dan hasilnya sangat dinantikan oleh masyarakat dan laporan kita selalu dinanti di sidang istbath Kemenag pusat,” ujar Kakanwil.

“Di Kepri pun demikian, sudah dicoba setiap melihat hilal, tak pernah kelihatan,” imbuhnya.

Walaupun demikian, sebaiknya Rukyatul hilal ini terus dilakukan. Minimal untuk mengetahui tata cara dan memperkaya keilmuan falakiyah bagi Aparatur Kemenag Riau. 

Mahyudin juga mengungkapkan, secara teknologi, jajaran Kanwil Kemenag Riau sudah dibekali dengan peralatan yang standar di kelasnya. “Ada teleskop, dan theodolit. Semua infrastruktur yang dibutuhkan kita siapkan untuk Rukyatul Hilal ini, imbuhnya.

Usai membekali peserta dengan materi kebijakan pemerintah dalam persoalan hisab rukyat, Kakanwil menutup kegiatan Bimtek diiringi tepuk tangan peserta serta foto bersama.(vera)