Siak (Humas) – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Muhyaruddin Mantondang, S.Ag mengisi taujih pada acara I’tikaf 10 hari akhir Ramadhan di Masjid Sultan Hasyim Komplek Islamic Center Siak Sri Indrapura, Senin (13/7).
Setiap tahun pengurus Masjid Sultan Hasyim menyelenggarakan I’tikaf pada 10 malam terakhir ramadhan. Kegiatan rutin ini mendapat sambutan dari para jamaah setempat bahkan jamaah dari kecamatan lain pun turut bergabung karena masjid tempatan tidak menyelenggarakan I’tikaf.
Antusiasme jamaah tetap terjaga hingga sekarang karena Panitia penyelenggara I’tikaf membuat rangkaian acara yang terstruktur. Acara diawali dengan shalat tahajud berjamaah yang dumulai pada pukul 02.00WIB s/d 03.00 WIB. Selepas sholat tahajud dilanjutkan taujih hingga pukul 04.00 WIB dan dilanjutkan sahur bersama serta sholat subuh.
Pada malam ke 26 Ramadhan 1436 H, Kasi PHU Kemenag Siak berkesempatan mengisi taujih tentang pentingnya waktu, merujuk surah al ashr menguraikan, “Bagaimanakah menjadi orang yang sukses? Sukses yang dimaksud di sini bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga bisa menyelamatkan orang lain. Sukses inilah yang selamat dari kerugian di dunia dan akhirat. Inilah hasil amal sholeh tersebut,yaitu memberikan manfaat untuk orang lain jd bukan hanya ibadah shalat, zakat dan haji.”
Dihadapan 60an jamaah, Muhyaruddin juga menjelaskan, “Ayat pertama surah al ashr bisa diartikan, demi waktu ashar. Artinya waktu ashar itu sangat singkat berkisar 2 jam sebelum masuk waktu magrib. Waktu ashar ini ibarat kehidupan kita yang sangat singkat. Setelah beraktifitas, kita akan istirahat dalam waktu yang panjang, fase ini merupakan akhir dari kehidupan. Agar selamat, maka dibutuhkan amal sholeh.” (gn)
*edit by novam