0 menit baca 0 %

Transparansi Bantuan Pendidikan, MTsN 3 Siak Sampaikan Mekanisme Pencairan PIP kepada Wali Murid

Ringkasan: Siak (Kemenag) Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas bantuan pendidikan, MTsN 3 Siak menggelar rapat penyampaian mekanisme pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada orang tua wali siswa penerima bantuan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 02 Desember 2025,...

Siak (Kemenag) — Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas bantuan pendidikan, MTsN 3 Siak menggelar rapat penyampaian mekanisme pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada orang tua wali siswa penerima bantuan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 02 Desember 2025, bertempat di Selasar Madrasah MTsN 3 Siak dengan suasana tertib dan penuh keterbukaan.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah MTsN 3 Siak dan didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Subaiah Dewati serta Hasnah Dewati selaku pengelola PIP. Kehadiran orang tua wali siswa dari berbagai tingkat kelas menambah antusiasme forum tersebut, yang memang dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai proses pencairan bantuan pendidikan.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menegaskan bahwa PIP adalah amanah besar dari pemerintah yang harus dikelola secara tepat sasaran. Ia menekankan bahwa dana tersebut ditujukan untuk menunjang kebutuhan pendidikan siswa, seperti pembelian perlengkapan sekolah, buku pelajaran, seragam, transportasi pendidikan, dan kebutuhan akademik lainnya. Beliau juga berharap orang tua dapat mengawasi penggunaan dana agar benar-benar diprioritaskan untuk kepentingan belajar.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari bantuan PIP digunakan sebagaimana mestinya. Orang tua memiliki peran penting mengawal pemanfaatan dana agar benar-benar menunjang pendidikan anak-anak,” ujar Kepala Madrasah dalam arahannya.

Selanjutnya, pengelola Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Subai’ah menjelaskan mekanisme pencairan secara rinci dan sistematis. Mulai dari validasi data siswa, kelengkapan dokumen, jadwal pencairan di bank, teknis pendampingan siswa saat pencairan, hingga hal-hal yang harus diperhatikan agar proses berjalan lancar. Para wali murid diberikan ruang untuk bertanya, sehingga forum berlangsung komunikatif dan solutif. Beliau juga memberikan pandangannya terkait pelaksanaan PIP. Beliau menegaskan bahwa transparansi menjadi kunci utama agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat.

“PIP hadir untuk membantu meringankan beban pendidikan. Karena itu, kami ingin orang tua memahami seluruh alur pencairan agar tidak ada kebingungan dan semuanya berjalan sesuai prosedur. Kami juga berharap dana ini dimanfaatkan benar-benar untuk kebutuhan belajar siswa,” ujar Subai’ah.

Secara keseluruhan, kegiatan rapat berlangsung lancar dan penuh keterbukaan. MTsN 3 Siak berharap, melalui sosialisasi ini, pemahaman wali murid terhadap PIP semakin meningkat sehingga bantuan tersebut dapat memberi manfaat maksimal bagi kelangsungan pendidikan siswa. Dengan sinergi madrasah dan orang tua, kualitas layanan pendidikan di MTsN 3 Siak diharapkan semakin baik dan berdaya guna. (Abd/Hd)