Riau (Inmas) – Krisis kemanusiaan di Rohingya Rakhine State, Myanmar, mendorong masyarakat Indonesia bahu membahu membantu warga terdampak konflik. Kementerian Agama Inhu turut berpartisipasi salurkan bantuan melalui bidang Penaiszawa pada Selasa (27/09) siang, diruang kerja Kepala Bidang Penaiszawa.
Penyaluran bantuan sebanyak Rp 26.958.000 juta diserahkan langsung oleh Kasubbag TU Drs Ahmad Kariani kepada Kepala Bidang Penaiszawa H M Saman Msi di Lobi Bidang Penaiszawa.
Ahmad Kariani menuturkan bantuan yang terkumpul berasal dari semua unit dan satker dibawah naungan Kemenag inhu meliputi, KUA, madrasah, pondok pesantren.”Hanya saja pada kesempatan ini belum maksimal, belum dapat mengumpulkan semua. Ia mengaku Intruksi sudah dilakukan sejak surat edaran Kakanwil kami terima, ditambah lagi baru baru ini muncul juga himbauan melalui wa di smartphone , penghimpunan dana makin diintensifkan, ucapnya. “Semalan sudah clear kami kumpulkan sebanyak Rp 26, 958.000 dan hari ini bisa kami serahkan Kepada Kakanwil Kemenag Riau Melalui Bidang Penaiszawa, ucapnya. “Jika masih ada tambahan dana nanti kami akan susul”, tandasnya.
“Sampai hari ini kami masih mengupayakan, karena hingga tadi malam masih ada pegawai KUA yang tidak ada di tempat, sehingga tidak ikut dapat dipungut dana itu”, ujarnya.
Sementara itu Kabid Penaiszawa HM Saman mengungkapkan penghimpunan dana ini datang dari ketukan hati nurani masing masing umat muslim. “saya kira ini wujud kepedulian bersama, ditambah lagi dengan adanya intruksi dari Kakanwil Kemenag Riau yang jauh hari sebelumnya sudah tergugah untuk menghimbau dalam bentuk surat edaran”, kata Saman. Hal ini dilakukan tentunya agar seluruh satker di Lingkungan Kemenas se-Provinsi Riau turut peduli terhadap krisis yang terjadi di Rohingya. dan insyaallah akan diserahkan nanti sesuai prosedur kepada yang berwenang di Pusat, terangnya.