Tolak Kebijakan Kepsek, Siswa MTs N Bukit Raya Datangi Kanwil Depag Riau
Ringkasan:
Pekanbaru,7/1 (Humas)- Ratusan siswa/i MTs N Bukit Raya Kamis (7/1) sekitar jam 8 pagi mendatangi Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Riau. Mereka datang secara bergelombang dengan menaiki bus kota, sesampainya dihalaman Kanwil Depag Riau para siswa membentangkan berbagai ungkapan dari kertas k...
Pekanbaru,7/1 (Humas)- Ratusan siswa/i MTs N Bukit Raya Kamis (7/1) sekitar jam 8 pagi mendatangi Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Riau. Mereka datang secara bergelombang dengan menaiki bus kota, sesampainya dihalaman Kanwil Depag Riau para siswa membentangkan berbagai ungkapan dari kertas karton ukuran besar. Jangan Pindahkan Guru-guru Terbaik Kami, Ganti Kepala Sekolah demikian sebagian isinya.
Setelah dilakukan dialog sejenak oleh staf Humas Kanwil Depag Riau, akhirnya disepakati para siswa akan diterima di aula utama Kanwil Depag Riau dan para siswa memasuki aula dengan tertif. Setelah semua siswa memasuki aula didampingi beberapa orang guru, dibuka acara dialog yang dipimpin langsung oleh Kabid Mapenda Kanwil Depag Riau Drs. H. Edwar S. Umar, M.Ag didampingi Kasi Ketenagaan dan Kesiswaan Drs. H. Efrion Efni, M.Ag dan Kasi Suvervisi H. Anasri, M.Pd.
Dialog berjalan tertif dan nyaman, dimulai dengan pembacaan ayat suci al quran oleh salah seorang siswa dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi siswa. Ada sepuluh orang siswa/i yang menyampaikan aspirasinya yang pada intinya mereka menolak kebijakan kepala sekolah yang memindahkan/memutasikan guru-guru terbaik mereka. Kemudian siswa juga berharap kepala sekolah tidak oteriter, mesti disiplin dan mampu membawa kemajuan bagi sekolah.
Alasan siswa/i menolak pemutasian para guru ini, karena mereka yang dipindahkan adalah guru mata pelajaran UN, wali kelas III dan saat ini tinggal dua bulan lagi akan menghadapi UN. Kalau terjadi pergantian guru, para siswa merasa tidak siap dalam UN karena mesti menyusaikan dengan pola ajar guru yang baru.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Mapenda menyampaikan ucapan terimakasih kepada para siswa yang telah menyampaikan aspirasi secara tertif dan santun. Apa yang telah disampaikan akan menjadi masukan, mengenai mutasi guru selagi itu tidak melanggar peraturan tetap dibolehkan, namun walaupun demikian akan tetap dikaji secara mendalam. Selanjut Kepala Sekolah dan para guru akan di panggil untuk mendengarkan tentang permasalahan yang terjadi.
Tepat jam 11.30. wib pertemuan selesai, ditutup dengan doa, dan para siswa kembali ke sekolah didamping para guru. Selama dialog berlangsung petugas keamanan dari Polsekta Kota Pekanbaru terus mendampingi, dan pertemuan terbuka untuk media. (awd)