0 menit baca 0 %

Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Keluarkan Pernyataan Bersama Sikapi Insiden Tolikara

Ringkasan: Pelalawan (Inmas) - Menyikapi terjadinya insiden Tolikara, Papua 17 Juli 2015 dan memperhatikan realitas sosial masyarakat, Tokoh agama dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam organisasi keagamaan dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pelalawan mengadakan pertemuan di Kantor Bupati Pe...

Pelalawan (Inmas) - Menyikapi terjadinya insiden Tolikara, Papua 17 Juli 2015 dan memperhatikan realitas sosial masyarakat, Tokoh agama dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam organisasi keagamaan dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pelalawan mengadakan pertemuan di Kantor Bupati Pelalawan yang dipimpin oleh Sekda Kabupaten Pelalawan H. Tengku Mukhlis, Msi didampingi Kakan Kemenag Pelalawan Drs.H. Zulkifli dan Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga Jumat (24/7).

Dalam pertemuan tersebut menghasilkan pernyataan sikap dan himbuan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan yakni : 1. Mengecam terjadinya insiden Tolikara dan mendukung sepenuhnya upaya penegakan hukum dengan mengedepankan profesionalitas dan percepatan rekonsiliasi sosial yang sedang dilakukan Pemerintah. 2. Menghimbau kepada Tokoh Islam, Kristen, Katholik, Budha, Hindu dan KongHuchu agar mengedapankan kerukunan antar umat beragama dan menjaga toleransi agama dalam bingkai keutuhan NKRI, dengan terus menerus membangun komunikasi positif (melalui FKUB) untuk mengawal stabilitas kerukunan umat beragama yang telah terbangun sejak lama di Kabupaten Pelalawan. 3. Menghimbau kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat agar menenangkan dan mengontrol umat masing-masing untuk tidak melakukan tindakan yang merusak kerukunan antar umat beragama. 4. Menghimbau masyarakat Kabupaten Pelalawan untuk tidak terpengaruh dengan insiden tersebut, dan menolak setiap upaya memprovokasi masyarakat berkaitan dengan insiden tersebut. 5. Menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan kepada aparat pemerintah dan atau aparat penegak hukum jika menemukan upaya atau gerakan mencurigakan yang menganggu stabilitas sosial dan kerukunan hidup beragama di Lingkungannya masing-masing.

Pernyataan Bersama Tokoh Agama dan Masyarakat tersebut dihadiri dan ditandatangani oleh Perwakilan Tokoh Agama Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, Ketua MUI, Ketua MUI, Ketua FKUB, Tokoh Masyarakat, Tokoh Organisasi Keagamaan dengan disaksikan oleh Sekda Kabupaten Pelalawan, Kakan Kemenag Pelalawan dan Kapolres Pelalawan. (AA)

 

(edit:vera/griven)