Meranti (Inmas)- Tito Hartoto SH. I Penyuluh Agama Non Pns Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti Wilayah Kerja Kecamatan Tebing Tinggi menyampaikan tausiah di Masjid Al- Muhtadin (17/2/2020).
Dalam tausiah ini Tito Hartoto menyampaikan "Lima perkara yang perlu di percepat dalam islam".
Lima Perkara yang Harus Disegerakan adalah Sifat yang tergesa-gesa dan tergesa-gesa itu itu datang nya dari setan. Dan Nabi Muhammad SAW sendiri pernah bersabda, "Tergesa-gesa itu dari setan, kecuali lima perkara."
Al Imam Ibnu Qoyyim menjelaskan bahwa bersegera di sini maksudnya adalah memanfaatkan kesempatan pada waktunya. Sedangkan ketergesa-gesaan adalah mengambil sesuatu sebelum waktunya.
Dengan demikian, bersegera artinya adalah pertengahan di antara teledor dan sikap terburu-buru sebelum waktunya tiba. Maka dari itu, teladan Rasulullah SAW lah yang menjadi patokan.
Ada suatu riwayat dalam Hilayatul Auliya' buah karya dari Abu Nu'aim Al Ashbahani, bahwasanya Hatim Al Ashom meriwayatkan sebagai berikut ini.
"Dikatakan, 'Ketergesa-gesaan itu dari setan,kecuali dalam lima perkara, menghidangkan makanan jika tamu telah hadir, mengurusi jenazah jika telah wafat, menikahkan anak gadis jika telah balig, menunaikan hutang jika telah jatuh tempo, dan bertobat dari dosa jika telah melakukan dosa'."(HR. Abu Nu'aim).
Adapun Lima Perkara yang Harus Disegerakan adalah:
1. Menjamu tamu.
Rasulullah SAW bersabda,
"Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya memuliakan tetangganya, dan barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya memuliakan tetangganya."(Muttaqun 'Alaihi).
2. Mengurus jenazah.
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda,
"Segerakanlah jenazah! Jikalai dia seorang yang saleh, maka kepada kebajikannyalah kalian membawanya, sedangkan kalau dia tidak seperti itu, maka keburukanlah yang kalian letakkan di pundak kalian."(HR. Al Bukhari).
3. Menikahkan anak.
Rasulullah SAW bersabda,
"Jika datang kepadamu seorang yang kamu senangi agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah (putrimu) dengannya. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan di muka bumi ini."Â (HR. Tirmidzi).
4. Tunaikan utang.
Rasulullah SAW bersabda,
"Menunda-nunda (pembayaran utang) dari yang mampu adalah kezaliman."(HR. Al Bukhari dan Muslim).
5. Bertobat dari dosa.
Rasulullah SAW bersabda,
"Hai sekalian manusia " Tobatlah kalian kepada Allah dan mintalah ampun kepada-Nya, karena sesungguhnya aku bertobat kepada kepada Allah dalam sehari sebanyak seratus kali."(HR. Muslim).
(Tito & Tim Inmas)